ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Erwan dan Surip: Kami Ingin Mereka Punya Tempat Untuk Pulang
28 September 2024 19:00

Setibanya di sana, Ningsih langsung mendatangi orang tuanya dan memeluk mereka. Setelah dikenalkan pada kami sebagai OPSHID, Ningsih langsung memeluk saya (penulis).
“Terima kasih ya, kak”, ucap Ningsih singkat saat memeluk kami.
Saat kami berbincang-bincang dengan Ningsih, dia menunjukkan suatu foto. Foto itu adalah foto keluarga mereka yang diambil pada hari Raya tahun ini. Di belakang lembar foto, Erwan menuliskan nama Ningsih, orang tuanya, serta alamat rumah mereka.
“Ini foto waktu lebaran tahun lalu. Dikasih alamat, biar nanti dia tahu mau pulang ke mana”, Erwan berkata dengan sumringah.
Foto itu sekaligus menjadi pengingat dan penanda, bahwa Ningsih suatu saat akan kembali ke rumah mereka.
Hari semakin petang, tiba saatnya untuk berpisah. Ningsih terus melambai-lambaikan tangan pada mobil yang membawa kami pulang, “dadah ibu, ayah, dadah kakak kakak…”
Perjalanan sore itu cukup melelahkan, karena kami harus menempuh jalan macet Jakarta di jam pulang kantor. Tetapi wajah Erwan dan Surip terlihat berbinar-binar. Surip tak henti-hentinya menyebut nama Panti mereka, seolah berusaha mengingat-ingat, dan membuat janji pada dirinya sendiri untuk membawa mereka pulang suatu hari nanti.
“Nur dan Dayat di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama I, Ningsih di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama III, Nur dan Dayat di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama I, Ningsih di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama III…” begitu terus berulang-ulang.
Setibanya di rumah mereka di Cempaka Putih, mereka menyatakan rasa bahagia mereka.
“Terima kasih ya bu udah dianterin ke panti”, ucap Surip dan Erwan dengan senyum lebar.
Dari situ, bisa kita simpulkan, memiliki anak bukanlah tindakan egois. Adakalanya orang tua memang harus menghadapi suatu ujian dalam membesarkan anak mereka. Namun selama orang tua tersebut mencintai anak-anaknya dengan tulus, maka Alloh SWT akan memberikan hikmah yang melimpah dan rezeki dalam bentuk lain.
Semoga Rumah Syukur yang dibangun oleh OPSHID untuk Erwan dan Surip, bisa menjadi tempat yang nyaman untuk keluarga mereka berkumpul kembali. (OPSHID Media)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon