ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Dari 3 Sumpah Nasional Ini, Dampaknya Meluas Ke Seluruh Tanah Air
28 Oktober 2024 07:00

Sumpah adalah janji, yang kekuatan dan daya sakralnya dapat mengikat antara makhluk dan Sang Pencipta. Khususnya oleh manusia yang merupakan kholifatulloh di bumi. Sumpah yang diikrarkan dan dilandasi akan cinta pada tanah airnya, dapat menimbulkan getaran yang nantinya bertemu dengan getaran cintanya Sang Maha Pencipta.
Menurut KBBI, Sumpah adalah: pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada Tuhan atau kepada sesuatu yang dianggap suci (untuk menguatkan kebenaran dan kesungguhannya dan sebagainya): perkataannya itu dikuatkan dengan—; 2 pernyataan disertai tekad melakukan sesuatu untuk menguatkan kebenarannya atau berani menderita sesuatu kalau pernyataan itu tidak benar; 3 janji atau ikrar yang teguh (akan menunaikan sesuatu).
Sumpah menurut beberapa ajaran agama :
- Dalam ajaran Islam, sumpah atau qosam adalah janji kepada Tuhan yang dilakukan seseorang untuk menguatkan atau menafikan suatu perbuatan.
- Menurut ajaran Kristen dalam Alkitab, sumpah adalah perkataan yang diucapkan sebagai janji untuk ditepati.
- Menurut ajaran Hindu diartikan sebagai kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan yang ditentukan.
- Dalam ajaran Buddha : Sumpah (sdom-pa) adalah rupa halus yang tak kasatmata pada kesinambungan batin, yang dapat membentuk perilaku.
- Sumpah dalam kepercayaan Khonghucu adalah kesanggupan untuk mentaati keharusan atau tidak melakukan larangan.
TIGA SUMPAH NASIONAL
Di tanah air kita, terdapat tiga sumpah yang kemudian dapat mengubah nasib bangsa dan negara. Menurut Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, tiga sumpah itu adalah :
- Sumpah Palapa
- Sumpah Pemuda
- Sumpah Jabatan
Ketiganya tentu harus dilakukan dengan kesadaran dan kecintaan terhadap tanah air. Dua di antaranya telah dapat dirasakan manfaat getaran dayanya dan tercatat dalam sejarah.
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon