ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Indra: Sakit Bukan Perintang, Asal Anak Istri Bisa Makan
26 September 2023 18:10
Keadaan keluarga Indra memasuki krisis finansial dan kesehatan, bahkan rumah yang ditinggalinya selalu bocor ketika hujan, “Dulu kan ya mau gimana, kalau hujan pada bocor semua". Itulah yang dialami Indra beserta keluarga, selama ini. Setidaknya sampai mereka bertemu dengan para pemuda dari Shiddiqiyyah, jiwa-jiwa yang sukarela mau membangunkan rumah untuk Indra sekeluarga, dalam rangka Mensyukuri Sumpah Pemuda dan lahirnya lagu Indonesia Raya.
Sebelum dibangunkan rumah, Indra pernah diperingati Budhe Chasanah agar tidak menyentuh barang yang ‘tidak benar’, Indra menjawab dengan keyakinannya “Ogak mak, aku nyambut gawe penting gawe iso mangan aku, istri, anakku”. (Tidak mak, aku bekerja yang penting bisa buat makan aku, istri, anakku).
Tak mengeluh, Indra terus berjuang dengan apa yang dimilikinya, sempat suatu waktu itu Indra berkata kepada Budhe Chasanah “Meskipun omahku koyok ngene yo gapopo, sing penting isok tak gawe urip” (Meskipun rumah saya seperti ini ya tidak apa-apa, yang penting bisa dibuat hidup”)
Akhirnya rumah Indra yang sudah tak layak itu dibangun ulang, ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (18/09/2023) di rumahnya yang telah dibongkar. Pertemuan Indra bersama jiwa-jiwa Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) membuat keluarga terkejut tidak menyangka, tangis bahagia tergambar jelas dari raut wajah yang selama ini berjuang mati-matian sekedar untuk bertahan hidup, “Enggak nyangka-nyangka, apa mungkin hikmah dari Alloh, rezeki dari Alloh", begitu tanggapan Indra. Dan atas rasa terima kasihnya, Indra berpesan kepada teman-teman OPSHID “Matur suwun, mugo-mugo Pengeran sing bales”, (Terima kasih, semoga Tuhan yang membalas).
Inilah mengapa Rumah Syukur dapat dikatakan wujud Cinta Tanah Air dari jiwa-jiwa OPSHID, karena dilaksanakannya program ini tak lepas dari kesadaran berbangsa, bernegara dan beragama, dengan prinsip kemanusiaan dan ketuhanan, serta semangat gotong royong untuk Indonesia Raya. (OPSHID Media)
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang