ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Indra: Sakit Bukan Perintang, Asal Anak Istri Bisa Makan
26 September 2023 18:10
Tuntutan menjadi tulang punggung keluarga membuat Indra bekerja terlalu keras, merantau ke kota besar, menjadi kuli bangunan serabutan di Jakarta dan Surabaya. Sampai Indra mengidap penyakit ambeien yang menghalanginya melakukan pekerjaan yang berat, iapun memutuskan berhenti dan beralih profesi dengan menjadi Pengamen. Pikirnya, tidak apa-apa menjadi pengamen, asal keluarganya tidak kelaparan. Bahkan kala itu, gitar untuk ngamen pun masih pinjam, Budhe Chasanah yang mengetahui itu tak sampai hati melihat Indra ngamen dengan gitar pinjaman, beliau mencoba cari hutangan agar Indra bisa bekerja dengan leluasa untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Disisi lain, kurangnya penanganan penyakit ambeien yang diderita Indra, membuat penyakitnya semakin parah sampai memasuki stadium 3. Penyakit ini kerap kambuh, menghalangi Indra menjalankan aktivitasnya mencari nafkah. Syukur istri Indra selalu mundukung dan menerima keadaan keluarga apa adanya, bahkan turut serta mencari uang untuk makan ketika penyakit Indra kambuh.
Seperti yang dikatakan Bapak Fajril Islam selaku Koordinator Lapangan wilayah Jombang DPD OPSHID yang menceritakan tentang cara istri Indra membantu suaminya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, “Semisal ambiennya Mas Indra kambuh, kan enggak bisa kerja, itu istrinya kalau rambutnya panjang, dipotong, dijual buat wig, agar keluarga bisa makan dengan membeli beras".
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang