ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
10 Juli 2026 09:00
Jombang – Rumah Syukur untuk Putiah (71), warga Desa Madi, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, berhasil diselesaikan hanya dalam kurun waktu 12 hari. Lansia yang selama ini menempati rumah tidak layak huni seraya mengasuh cucu-cucunya seorang diri itu, kini segera memiliki tempat tinggal yang jauh kebih layak berkat Program Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS).
Koordinator Pembangunan Rumah Syukur, Bagus Harianto menjelaskan bahwa proses pembangunan tersebut dicapai melalui sistem kerja yang menempatkan setiap relawan sesuai dengan bidang keahliannya, sehingga seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas bangunan.
"Kami mengondisikan agar semua orang bisa bekerja sesuai keahlian masing-masing. Sesuai dengan dawuh Sang Guru, apabila setiap orang bekerja pada bidangnya, insya Alloh pekerjaan akan selesai lebih cepat," ujar Bagus saat diwawancarai, Minggu (5/7/2026).
Ia mengungkapkan, perkembangan pembangunan berlangsung sangat cepat. Pada hari ketiga pembesian telah selesai dipasang, hari keempat proses pengeringan selesai, hari kelima pekerjaan plesteran (lepo) telah rampung, dan memasuki hari ketujuh bagian dalam rumah pada dasarnya sudah selesai dikerjakan.
Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan atas berbagai pertimbangan. Mayoritas relawan merupakan petani yang pada saat ini memasuki musim tanam tembakau, sehingga proses pembangunan diupayakan selesai secepat mungkin agar mereka dapat kembali menjalankan aktivitas bertani.
Selain itu, penyelesaian yang lebih singkat ini juga berdampak pada efisiensi biaya. Waktu pengerjaan yang lebih cepat membuat kebutuhan biaya tukang dan konsumsi menjadi lebih hemat. Dana yang tersedia kemudian dapat dialihkan untuk melengkapi kebutuhan perabotan Rumah Syukur tersebut.
"Daripada anggaran habis untuk konsumsi dan biaya tukang, lebih baik digunakan untuk membeli perabotan rumah seperti kasur, kursi, dan perlengkapan dapur," jelasnya.
Rumah Syukur tersebut akan diserahkan kepada Putiah bersamaan dengan peresmian Rumah Syukur yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Keberhasilan menyelesaikan pembangunan dalam waktu 12 hari menjadi motivasi bagi relawan pembangunan Kudu untuk terus meningkatkan performanya. Setelah memangkas waktu pembangunan dari 17 hari pada tahun lalu menjadi 12 hari di tahun ini, mereka menargetkan pembangunan Rumah Syukur berikutnya dapat diselesaikan hanya dalam waktu 9 hingga 10 hari. (OPSHID Media)
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future
- Shiddiqiyyah Bangun Ratusan Rumah Gratis Menjelang Kemerdekaan Indonesia ke 81