ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
11 Juli 2026 12:00
Kemajuan suatu peradaban seringkali ditandai oleh karya monumental berupa bangunan. Sehingga, pembangunan infrastruktur secara masif di berbagai masa bukan sekedar persoalan estetika arsitektur, melainkan indikator atas stabilitas sosial dan tingkat peradaban di masanya.
Seperti kota Baghdad pada masa Abbasiyyah (762 M), yang dibangun dengan presisi arsitektur dan dilengkapi jaringan perpustakaan atau Bait Al Chikmah yang berfungsi sebagai episentrum intelektual. Keberadaan pusat-pusat ilmu tersebut menjadi penanda penting dari kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan di masanya.
Begitu juga dengan Konstantinopel, yang setelah ditaklukkan pada tahun 1453M, dibangun kembali infrastruktur kotanya oleh Sultan Mehmed Al-Fatih menjadi Istanbul yang megah. Pembangunan Kompleks Fatih antara tahun 1463 hingga 1470 Masehi yang lengkap dengan pusat sosial-pendidikan menjadi bukti atas kebangkitan peradaban baru tersebut.
Di Nusantara, kompleks Candi Prambanan yang diperkirakan dibangun pada tahun 850 Masehi juga menunjukkan kemajuan sebuah peradaban. Bangunan setinggi 47 meter tanpa semen modern membuktikan kemajuan pesat dalam teknik konstruksi dan perhitungan yang presisi.
Kini, perkembangan Shiddiqiyyah merefleksikan hal yang serupa melalui pembangunan mandiri lima proyek besar bersifat Khususul Khususu di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang. Pesantren ini juga sekaligus menjadi pusat perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah saat ini.
Kelimanya ini disebut 5 Program Pembangunan Khususul Khusus, dan 5 bangunan itu adalah:
- Masjid Raya Fatchan Mubiina Chaddun Adhiima
- Perpustakaan Tashawwuf
- Monumen serta Gapuro semboyan Sang Mursyid
- Kanal Ta’at
- Gapuro Syukur
Setiap infrastruktur yang berdiri memiliki nilai filosofis dan tujuan yang besar.
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya
- Riyandoko: Bertahan dalam Keterbatasan Fisik, Berbagi Ruang dengan Keluarga Sang Kakak
- Mengejar Bola, Menemukan Diri: Membaca Tashawuf dari Lapangan Hijau