ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Eka Yuliansyah: Perjuangan Warga Jombang Rawat Anak Pengidap Thalasemia
19 November 2025 07:00
Di sisi lain, pasca pemulihan yang cukup lama, akhirnya Eka kembali merantau ke Jakarta untuk bekerja. Namun, baru beberapa hari di Jakarta, tiba-tiba Eka mendapat kabar bahwa anaknya Viola jatuh di kamar mandi sampai kakinya patah dan harus dilarikan ke Rumah Sakit. Tanpa berfikir panjang, Eka memutuskan meninggalkan pekerjaan dan kembali pulang ke Jombang. Sesampainya di Jombang, Viola dirawat inap di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya atas rujukaan dari RSUD Jombang.
Saat berada di RS Dr. Soetomo, Eka melihat ada beberapa orang berseragam biru dari Rumah Sehat Tentrem Medical Center (RSTMC) tim kesehatan yang ada di Pesantren Shiddiqiyyah. Mereka siaga mendampingi Viola, yang mana kondisi Viola saat itu tengah kritis dan setiap 2 jam sekali Viola kejang-kejang.
Melihat kondisi anaknya seperti itu Eka sangat terpukul. Terlebih lagi, saat itulah ia pertama kali mendengar sakit sebenarnya yang diderita Viola, yakni Thalasemia kronis yang mengakibatkan jantung bocor di dua tempat dan harus segera dioperasi.
Eka tak kuasa mendengar pernyataan dokter, ia menangis, perasaan campur aduk meliputi hatinya. Dalam kondisi mendesak dan harus dilakukan secepat mungkin, tindakan operasi pun dilakukan. Dokter yang mengetahui kondisi Viola menyarankan agar adik Viola; Fauzan untuk diperiksa karena menunjukkan gejala penyakit yang sama.
Eka semakin kalut, rasanya ia benar-benar ingin menyerah. Tapi Tim RSTMC selalu memberi semangat, “Pikiran saya itu sudah campur aduk enggak karuan. Kaget awalnyakan nggak tau kalau Viola punya penyakit itu, tiba-tiba dikasih tau udah parah. Terus belum selesai anak saya yang pertama, ganti anak kedua saya, kata dokter harus diperiksa".
"Saya sudah lemas sudah nggak kuat ngapa-ngapain, gimana ini anak saya yang pertama Viola belum sembuh, kok malah anak yang satunya lagi mau diperiksa, saya sudah nggak kuat. saya menyerah. Tapi mbak-mbak RST itu bilang kesaya ‘bapak di sini tenang saja biar kami yang bantu urus Viola’, saya ya gimana itukan anak saya kok malah mereka yang ngurus” ungkap Eka menceritakan kejadian masa kelamnya.
Benar saja, pasca dilakukan pemeriksaan Fauzan juga mengidap penyakit Thalasemia. Beruntungnya, kondisi Fauzan diketahui lebih cepat daripada sang kakak dan langsung mendapat penanganan yang tepat, sehingga belum separah Viola.
“Kalau ingat saat itu masih sedih sampe sekarang, Violanya dirawat, adiknya juga dirawat. Pikiran saya sudah nggak karuan, istri saya juga udah nangis-nangis. Kalau nggak ada orang-orang RST, guru-guru THGB, orang-orang dari pondok Shiddiqiyyah yang ngasih semangat, yang selalu bantu saya sama istri, saya mungkin udah enggak tau lagi gimana nasib saya”. Imbuhnya.
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya