ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
OPSHID Terjang Rintangan Demi Sukseskan Rumah Syukur, KODIM Sinergikan Positif
15 Oktober 2024 15:45
KODIM BANTU SUKSESKAN RUMAH SYUKUR
“Menurut saya lembaga ini sangat bagus. Kalau bisa, ada institusi lain turut mendukung. Selama ini, lembaga seperti ini yang kita harapkan, benar-benar mengatasi kesejahteraan rakyat menyeluruh, nggak setengah-setengah, Totalitas itulah yang membuat KODIM senang,” ungkap Chairul anggota KODIM mengapresiasi program Rumah Syukur.
Kerja sama dalam program Rumah Syukur dimulai saat KODIM hadir pada peletakan batu syukur pembangunan. Mereka mengungkapkan, “Kita pernah survey, memang banyak warga yang kurang mampu. Namun terkadang ada kendala tidak sampai ke tujuannya penerima, sampai terbengkalai, kalau OPSHID ini kan nggak, setelah disurvey langsung dikerjakan”, tegas Chairul.
Sebagai pelayan kemanusiaan, OPSHID menjaga penuh kenyamanan penerima. “Sebuah perbedaan juga, saat OPSHID yang bangun rumah, tuan rumah nggak dibebani sama sekali, kalau dari institusi lain harus melayani urusan konsumsi para pekerja. Kalau ini tidak, sekaligus jadilah terima beres. Kemarin juga disampaikan kalo rumahnya itu isinya terpenuhi”, lanjut Chairul.
Melihat semangat program ini, KODIM berkontribusi dalam bentuk tenaga, pendanaan, dan melibatkan KORAMIL di tingkat kecamatan untuk ikut serta. “Dari KODIM meminta perwakilan KORAMIL untuk membantu pembangunan, Bahkan, kemarin juga menyumbang dana sebesar 500 ribu untuk pelaksanaan ini”, ujar Supriyo.

Keterlibatan institusi militer dalam program Rumah Syukur bertujuan untuk mengatasi masalah sosial, termasuk kemiskinan. Chairul menyampaikan, “Program ini sangat membantu sekali. Terima kasih adanya lembaga seperti ini. Turut mendukung juga karena ingin mengentas kemiskinan, kendala warga yang ada di wilayah itu yang ingin kita tuntaskan. Program Rumah Syukur ini harus berlanjut dan ditingkatkan, dan bisa mengentaskan kemiskinan seluruh Indonesia, harapan saya”.
Gotong royong OPSHID dan dukungan KODIM dalam pembangunan mencerminkan semangat luhur mewujudkan visi tujuan negara Indonesia. Upaya ini tidak hanya melindungi rakyat dan memajukan kesejahteraan bangsa, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
“Semua berkat Rochmat Alloh dan ridho Sang Guru. Untuk mewujudkan rasa Syukur, kita bersama-sama membangun Rumah Syukur. Tentunya Sang Maha Guru senang, kita juga senang. Alhamdulillah, teman-teman OPSHID diberikan keikhlasan, baik dalam pikiran, materi, dan tenaga, ya semangat terus. Kalau rezeki semua sudah diatur, yang penting kita berjuang bersama, rukun dan kompak. Semoga apa yang kita lakukan bersama membawa manfaat, dan kita semua diberi kelancaran dalam melestarikan ajaran Thoriqoh Shidiqiyyah”, harap Supriyo. (OPSHID MEDIA)
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang