Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Mengungkap Rahasia Diterimanya Taubat Pada Malam 10 Muharrom

17 Juli 2024 17:00

Mengungkap Rahasia Diterimanya Taubat Pada Malam 10 Muharrom

Untitled design - 3.webp (412 KB)

Selain itu, dalam Ma'idhotul Chasanah Mursyid Thoriqotush Shiddiqiyyah Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, menerangkan tentang rahasia agar taubat diterima. Mengutip dari firman Alloh Q.S Al-Baqoroh, "Sesungguhnya Alloh itu suka, cinta kepada orang-orang yang taubat dan orang-orang yang suci".

Diterima atau tidaknya taubat itu sifatnya ghoib, manusia tidak pernah mengetahuinya. Tetapi dalam sabdahnya, Rosululloh SAW telah menerangkan tanda-tanda diterima atau tidaknya taubat kita.

Sabdah Rosululloh SAW, "Orang yang dermawan itu dekat kepada Alloh, dekat kepada manusia, dekat kepada surga, jauh dari neraka. Orang yang kikir itu jauh dari Alloh, jauh dari manusia, jauh dari surga, dekat kepada neraka". 

Sang Mursyid juga menerangkan 3 macam cara agar taubat kita bisa diterima Alloh Ta'ala:

1. Mahma 'Abad-tanii, "Selama kamu tetap beribadah, menyembah Saya".
2. Mahma Rojawtani, "Selama kamu tetap mengharap-harap RochmatKu".
3. Mahma laa usy-rika bihi syai'a laa ubali, "Selama kamu tidak musyrik kepadaKu, tidak menyamakan".

Tidak mudah agar taubat bisa diterima oleh Alloh Ta'ala. Tetapi Mursyid Thoriqotush Shiddiqiyyah pada pengajian Taubat Bersama menjelaskan syarat mutlak agar taubat diterima oleh Alloh Ta’ala.

Malam itu juga dilaksanakan shodaqoh spontanitas dengan nilai yang terkumpul sebesar Rp. 155.000.000-, (Seratus Lima Puluh Lima Juta Rupiah), nominal yang cukup besar hanya dalam waktu semalam. Adapun keperuntukan Shodaqoh Spontanitas tersebut sebagai berikut:

  • Tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah di Serang, Banten.
  • Pembangunan Asrama Putra Murobitul Ghulam.
  • Kegiatan di Pesantren Majma'al Bachroin HWMI Shiddiqiyyah Pusat.

"Saya punya harapan, mudah-mudahan saya dengan jama'ah thoriqoh yang tetep di thoriqoh Shiddiqiyyah, bersama-sama  dalam perahu Laaillahaillaloh, baik di dunia maupun di akhirat. Itu harapan saya, Mudah-mudahan Alloh meridhoi harapan saya ini", pungkas pitutur luhur Mursyid Thoriqotush Shiddiqiyyah. 

Penulis: Maharani Dika Putri

Editor: Nuraida