Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Peletakan Batu Pertama Masjid Raya Fathan Mubiina Chaddun ‘Adhiima

23 Oktober 2022 08:00

Peletakan Batu Pertama Masjid Raya Fathan Mubiina Chaddun ‘Adhiima

Sabtu (22/10/22) bertepatan dengan Hari Santri Nasional, di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ds. Losari, Kec. Ploso, Kab. Jombang dilaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan masjid yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bpk. Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi tepat pukul 10.00 WIB.

Pembangunan tersebut adalah pembangunan Masjid Raya Fathan Mubiina Chaddun ‘Adhiim, yang merupakan renovasi dari masjid Baitush Shiddiqin yang sudah berdiri di area Pesantren Shiddiqiyyah selama puluhan tahun. Masjid yang akan dibangun dengan arsitektur bergaya Uzbekistan diatas lahan dengan luas 6.820 mtersebut, tidak menutup kemungkinan akan menjadi masjid termegah di Ploso, bahkan di kabupaten Jombang.

“Fathan artinya kemenangan, Mubiina artinya cemerlang, Chaddun artinya jiwa, ‘Adhiima artinya besar. Masjid ini sebagai satu dari tanda kebangkitan Tashawuf Indonesia Rochmatan Lil’aalamiin dan ini kebangkitan Tashawuf dunia.”, begitulah dikutip dari Pitutur luhur Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah.

Mengenai perjuangan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, Sang Mursyid juga menyampaikan rasa kagum akan bangkitnya kesadaran warga dalam perjuangan, “warga Shiddiqiyyah dikerdilkan malah melambung sejagad, ditendang tidak tumbang, yang menendang yang akan tumbang, diblesno malah meluncur menjulang ke langit. Ini kesadaran yang alchamdulillah dikabuli oleh Alloh Ta’ala.”

Sebelumnya, pembongkaran area yang akan dijadikan lokasi pembangunan masjid Raya Fathan Mubiina ini sempat menimbulkan konflik dengan pihak keluarga Endang Yuniati, mantan istri Bpk. Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi. Anak-anak Endang menyatakan bahwa rumah dan tanah tersebut adalah milik ibunya, namun pernyataan tersebut terpatahkan dengan adanya bukti otentik berupa surat tanah yang tercatat dengan nomor SHM No. 581. Meski sempat menimbulkan konflik tersebut, proses pembongkaran rumah tetap dilakukan, sampai pada hari peletakan batu pertama berlangsung.

“Pemilik tanah dan bangunan ini (Bpk Kyai Moch. Muktar Mu’thi) masih sugeng, masih sehat, kok tidak bertanya langsung kepada beliaunya. Kok malah bikin berita, katanya merebut dan mengusik haknya.” Terang Ibu Nyai Shofwatul Ummah dalam sambutan yang disampaikan pada siang hari itu.

Acara peletakkan batu pertama tersebut berlangsung lancar, dengan Bpk. Kyai sendiri yang langsung menjalankan prosesi peletakkan batu pertamanya. Selain Beliau, prosesi peletakkan batu pertama juga dilaksanakan oleh Bpk. Zakiyyul Fu'ad selaku ketua panitia pembangunan, Bpk. Tasrichul Adib Aziz kholifatus Shiddiqiyyah, Bpk. Joko Herwanto selaku Ketum DPP ORSHID, Bpk. Khoirul Mudzakkir selaku panitia bidang keamanan, dan Ibu Ambarwati selaku penanggung jawab relawan konsumsi. (OPSHID MEDIA)

 

Penulis: Nuraida

Editor: Sa’adatush S.