ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Keraton Surakarta Mohon Petunjuk Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Tentang Cinta Tanah Air
· 3 menit baca · Diperbarui
JOMBANG - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo merupakan istana kerajaan di Surakarta - Jawa Tengah, telah melakukan kunjungan ke Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Losari - Ploso – Jombang, tepatnya di kediaman Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyah, Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa', Kamis (06/06/24) lalu.
Rombongan ini dipimpin oleh Kanjeng Pangeran (KP) Suharyawan Wandiro Joyonagoro didampingi oleh Kanjeng Samsul dan Mas Tumenggung Alif sebagai pengawal, serta Wali Talqin Shiddiqiyyah Indonesia Bapak Muhammad Sahuri sebagai penghubung pertemuan tersebut.
Kedatangan ini bertujuan untuk sillaturrochmi, mohon petunjuk secara langsung kepada Musyid Thoriqoh Shiddiqiyyah terkait agenda yang akan dilaksanakan oleh Keraton Surakarta Hadiningrat.
Adapun permohonan tersebut di antaranya meminta petunjuk waktu untuk melaksanakan do'a kautsaran di Siti Hinggil, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, "Rencananya pelaksanaan kautsaran ini dijadwalkan setelah renovasi dan perluasan selesai", ujar Bapak Sahuri menyampaikan waktu pelaksaan do'a kautsaran tersebut.
Pihak Keraton juga menyampaikan permohonan untuk mengundang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah hadir dalam agenda do'a kautsaran tersebut. Hal ini juga disampaikan oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah kepada Jama'ah Shiddiqiyyah yang hadir dalam acara 'Uyuunun Tajrin Naf'ah di Ballroom Hotel Yusro, Sabtu (08/06/24). "Kami diundang untuk do'a Kautsaran Putri Hajarulloh di Keraton Solo. Saya jawab InsyaAlloh", pitutur beliau.
Selain itu, rombongan Keraton Surakarta juga memohon restu kepada Sang Guru terkait rencana mendirikan Pesantren Jati Diri Bangsa di Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Sesuai dengan cita-cita Sang Guru, dengan berdirinya pesantren ini, bangsa Indonesia bisa belajar tentang nilai Jati Diri Bangsa Indonesia dan hakikat kemerdekaan. "Rencana pendirian Pesantren Jati Diri Bangsa ini masih dalam tahap adaptasi," ungkap Bapak Sahuri mengenai upaya persiapannya.
Perlu diketahui, bahwa Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi adalah seorang mujadid wawasan kebangsaan, yang berupaya membangun indonesia dan menjaga keutuhan NKRI, sehingga beliau terus mendirikan Pesantren Jati Diri Bangsa di beberapa daerah.
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945
- Bukan Renovasi, OPSHID Bangun 2 Rumah Gratis Dalam 16 Hari