ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Tumbuh dan Berkembang Pesat di Indonesia, Shiddiqiyyah Syukuri Hari Lahir ke-55 Tahun
16 Januari 2026 12:15
JOMBANG - Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia kembali mensyukuri dua peristiwa besar di bulan Rojab, yakni Tasyakkuran Isro’ Mi’roj Nabi Muchammad SAW dan Hari Shiddiqiyyah ke-55, pada Kamis malam (15/01/2026). Kegiatan ini terlaksana dengan khidmat di pusat Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia, Losari, Ploso, Jombang.
Isro’ Mi’roj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang juga menjadi tonggak lahirnya gelar Ash-Shiddiq bagi sahabat Abu Bakar RA.
Abu bakar adalah orang pertama yang menerima ajaran dzikrulloh dari Nabiyulloh Muchammad SAW, yang mana dari ajaran dan gelar inilah lahir Thoriqoh bernama Shiddiqiyyah. Karena itu, setiap malam 27 bulan Rojab, warga Shiddiqiyyah pasti mensyukuri dua peristiwa besar tersebut secara bersamaan.
Tasyakkuran ini diawali dengan Haul Kholifah dan Wali Talqin Shiddiqiyyah Indonesia dengan rangkaian acara Haul meliputi Khotmil Qur’an, pembacaan Qulhu, Ziaroh Makam, serta penyaluran tali asih kepada pendamping penjuang Shiddiqiyyah yang telah wafat.
Puncak tasyakkuran dilaksanakan pada malam harinya, yakni pengajian bertajuk Tasyakkuran Isro’ Mi’roj Nabi Muchammad SAWA dan Hari Shiddiqiyyah, serta peresmian Gedung Jami’atul Mudzakkirin dan Gedung BTQ (Bustan Tsamrotul Qolbis Salim) di berbagai daerah.
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya
- Riyandoko: Bertahan dalam Keterbatasan Fisik, Berbagi Ruang dengan Keluarga Sang Kakak
- Mengejar Bola, Menemukan Diri: Membaca Tashawuf dari Lapangan Hijau
- Ditinggal Suami, Suwarsi Banting Tulang Hidupi Ketiga Anaknya
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno