Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Ratusan Jama’ah Shiddiqiyyah Syukuri Hari Raya ‘Idul Adha di Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

18 Juni 2024 07:00

Ratusan Jama’ah Shiddiqiyyah Syukuri Hari Raya ‘Idul Adha di Pesantren Shiddiqiyyah Jombang

Jombang - Dalam rangka mensyukuri hari raya ‘Idul Adha 1445 H, Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Indonesia adakan jama'ah sholat 'Idul Adha pada Senin Kliwon (17/06/24).

Ratusan Jam'iyyah Thoriqoh Shiddiqiyyah baik dari dekat pesantren maupun dari kota-kota sekitar Jombang turut mengikuti jama'ah sholat ‘Idul Adha yang diadakan di lapangan Matahari Terbit kawasan Pesanten Shiddiqiyyah Jombang. 

IMG_1385.webp (248 KB)

Pada tahun ini jama'ah sholat ‘Idul Adha diimami oleh Kholifatush Shiddiqiyyah Bpk. Tasrichul Adib Aziz dan dilanjutkan dengan Khutbah oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa. Dalam Khutbah yang disampaikan tersebut, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah menyampaikan keterangan tentang angka 10 yang merupakan rumus sempurna ketetapan Alloh Ta’ala. 

“Bulan ini bulan Dzulhijjah, bulan ke 12 dalam penanggalan Hijjriyyah. Di bulan Dzulhijjah ini adalah bulan akhir turunnya Al Qur-an. Awal turunnya Al Qur-an di bulan Romadhon dan akhir turunnya Al Qur-an di bulan Dzulhijjah. Antara awal turun sampai akhir turun wahyu Al Qur-an dalam kurun waktu 22222, yakni 22 tahun 2 bulan 22 hari, dibulatkan saja 23 tahun, itu masa turunnya Al-qur’an. 22222 jumlahnya angka 10, 10 itu ditetapkan oleh Alloh Ta’ala menjadi rumus sempurna. Rumus segala sesuatu yang sempurna tersebut di dalam Al Qur-an surat Baqoroh bunyinya; تِلْكَ عَشَرَةٌ كَا مِلَةٌ yang artinya: itu sepuluh yang sempurna. Rumus sempurna ketetapan Alloh Ta'ala dalam Al Qur-an itu lah yang saya ambil dalam lambang Thoriqoh Shiddiqiyyah".

Kemudian setelah jama'ah dan khutbah selesai, dilanjutkan dengan acara ceremonial pelaksanaan pemotongan hewan qurban dan do’a oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa, bertepat di teras Gedung ORSHID area Pesantren. (OPSHID MEDIA)

Penulis: Maharani Dika Putri

Editor: Nuraida