ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Percepatan Pembangunan Masjid dan Albirru Massal Warnai Persiapan Hari Shiddiqiyyah
06 Januari 2026 19:00

JOMBANG - Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) bersama seluruh organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah menggelar ALBIRRU massal sekaligus lakukan percepatan pembangunan Masjid Raya Fatchan Mubiina Chaddun Adhim. Kegiatan ini berpusat di Pesantren Majma'al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah sebagai persiapan dalam menyambut Tasyakkuran Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW dan Hari Shiddiqiyyah pada 27 Rajab mendatang.
ALBIRRU merupakan istilah internal di lingkungan Shiddiqiyyah untuk kegiatan bersih-bersih dan pelestarian lingkungan sekitar. Albirru tahun ini memiliki jangkauan progres yang lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya. Mobilisasi massal ini tidak hanya terfokus di pesantren pusat Jombang, tetapi juga mencakup seluruh aset Shiddiqiyyah di daerah, termasuk di Pati, Malang, Pelabuhan Ratu Sukabumi, Gunungkidul, dan berbagai wilayah lainnya.
Di lingkungan Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Pusat, fokus kegiatan ALBIRRU meliputi pembersihan dan pengurasan menyeluruh. Area yang menjadi prioritas pengerjaan di antaranya adalah sekitar ndalem, terutama di sekitar masjid, kolam besar area Jami’atul Mudzakkirin, gedung Jami’atul Mudzakkirin, seluruh toilet area pesantren, sepanjang jalan Alexandria, monumen-monumen di pesantren, hingga area makam Mbah Syuhada' dan makam para kholifah Shiddiqiyyah. Dalam kegiatan ALBIRRU ini melibatkan seluruh Organisasi-Organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah utamanya dari anggota OPSHID baik tingkat pusat maupun daerah yang terbagi dalam 4 zona di seluruh Indonesia, semua turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Selain ALBIRRU, fokus utama mobilisasi kali ini diarahkan pada percepatan penyelesaian pembangunan Masjid Raya Fatchan Mubiina Chaddun 'Adhim. Masjid yang telah dibangun sejak tahun 2022 dengan arsitektur khas bergaya Uzbekistan tersebut menjadi target prioritas penyelesaian yang harus dikebut menjelang puncak acara pada 27 Rajab mendatang.

Zainun, dari bidang sosial kemasyarakatan DPP OPSHID, menjelaskan bahwa perbedaan signifikan kegiatan tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya terletak pada lingkup dan progres yang meluas.
"Tahun ini dalam rangka menyambut Tasyakkuran Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW dan Hari Shiddiqiyyah, progresnya lebih luas jangkauannya. Ya di samping ALBIRRU, kita juga banyak yang harus diselesaikan di tahun ini termasuk percepatan masjid karena termasuk menjadi tanggung jawan OPSHID. Untuk percepatannya target 27 Rojab ini sudah bisa dipakai, selain itu juga ada pembangunan perpustakaan, pembenahan gapuro-gapuro dan persiapan monumen semboyan Sang Mursyid yang dulu tempatnya di depan (sudah dibongkar -red)", terangnya.
Penyelesaian bangunan induk masjid ini menjadi target krusial agar dapat digunakan pada Tasyakkuran Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW dan Hari Shiddiqiyyah. Taufiqur Rohman, selaku ketua panitia pembangunan masjid, menyampaikan optimisme terkait target tersebut di tengah mobilisasi anggota OPSHID yang terdiri dari empat zona di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah saat ini melaksanakan percepatan masjid, kami punya target bahwa tanggal 27 Rojab paling tidak sudah bisa dipakai," ujar Taufiq.
Percepatan pembangunan Masjid Raya Fatchan Mubiina ini merupakan simbolisasi kebangkitan Shiddiqiyyah mendunia. Taufiq berharap upaya ini dapat memberikan dampak yang lebih luas secara spiritual dan organisasional. Target pemanfaatan masjid pada 27 Rojab ini sekaligus menandai keberhasilan koordinasi OPSHID dalam mempersiapkan infrastruktur spiritual dan fisik bagi seluruh jamaah.
"Jadi harapannya sebagai simbol kebangkitan tashawuf dan simbol Shiddiqiyyah mendunia," pungkasnya. (OPSHID Media)
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur