ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
08 Juli 2026 12:30
MENGENAL BSE LEBIH DEKAT
Penjelasan Sang Maulana tidak berhenti di satu unit excavator. Dari situ, beliau menjelaskan lebih jauh mengapa OPSHID merasa perlu memiliki badan sosial ekonominya sendiri.
BSE lahir dari keinginan untuk keluar dari ketergantungan terhadap sistem ekonomi luar yang selama ini menjerat banyak komunitas — termasuk sistem yang berbasis riba, yang dalam pandangan Sang Maulana justru menjauhkan umat dari kemandirian yang sesungguhnya. BSE berdiri di atas tiga pilar utama: membangun ketahanan ekonomi bersama, mencari keberkahan dalam setiap prosesnya, dan mencapai kemandirian total sebagai satu komunitas.
Cara kerjanya pun dirancang sederhana namun penuh makna. Melalui Program Urunan Barokah Lestari, dana yang terkumpul dari jiwa-jiwa OPSHID dikelola dengan prinsip transparansi 80-10-10 — delapan puluh persen kembali kepada anggota secara bergiliran, sepuluh persen menjadi dana ketahanan, dan sepuluh persen sisanya dialokasikan sebagai sedekah perjuangan pelestarian ajaran Shiddiqiyyah. Pembagiannya pun tidak mengikuti kalender biasa, melainkan siklus weton yang diawali dengan doa bersama, sebagai pengingat bahwa seluruh proses ini dijalankan demi meraih barokah, bukan sekadar keuntungan.
Tujuan jangka panjangnya lebih besar lagi: BSE dirancang menjadi modal dasar bagi setiap DPD, bahkan hingga DPC, untuk bertransformasi menjadi entitas mandiri — mampu mengembangkan usahanya sendiri, hingga suatu saat menjadi perusahaan developer yang membangun perumahan rumah syukur, dan berbagai fasilitas lain yang menopang kehidupan umat.
Dan excavator yang baru saja dipersembahkan oleh OPSHID Zona 1 adalah salah satu wujud paling nyata dari arah besar itu. Bukan sekadar alat untuk menggali tanah, melainkan bukti kecil bahwa gagasan besar tentang kemandirian ekonomi umat sedang benar-benar berjalan — dimulai dari satu zona, satu unit, satu langkah pada satu waktu.
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future
- Shiddiqiyyah Bangun Ratusan Rumah Gratis Menjelang Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Sambut Tahun Baru 1448 Hijriyyah, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Makna Organisasi Wali Songo