ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Manan: Kaget! Tiba-Tiba Dapat Rumah Gratis
· 2 menit baca
Pak Manan sama sekali tidak mengenal Shiddiqiyyah maupun OPSHID. Suatu hari, ketika sedang menanam bunga di tepi sungai, Pak Manan didatangi oleh sekelompok orang-orang berseragam biru. Kemudian oleh orang-orang tersebut, Pak Manan diajak ke bangunan Jaami'atul Mudzakkirin Sidoarjo. Disana, Pak Mana diberitahu bahwa beliau akan dibangunkan satu unit rumah gratis.
Orang-orang itu adalah OPSHID, yang hendak membangunkan rumah Pak Manan. Awalnya, Pak Manan merasa ragu. “Ya sempat ragu mbak, ini betulan apa tidak” ungkap Pak Manan ketika diwawancara OPSHID Media. Tetapi OPSHID terus meyakinkan Pak Manan bahwa bantuan ini sungguh-sungguh akan disampaikan secara gratis.
Kabar Pak Manan hendak dibangunkan rumah sampai pada telinga tetangga dan saudara. Banyak yang heran dan bertanya-tanya. “Kok bisa pak dapet rumah bagus? Ya ndak tau saya. Ini rasanya seperti mimpi”, tutur Pak Manan.
Setiap hari Pak Manan datang ke rumahnya yang sedang dibangun ini, masih terlintas dalam hati tak menyangka dirinya bisa memiliki rumah sendiri. Semoga dengan rumah yang dibangun untuk si penjual bunga ini, hidupnya kini bisa lebih berbunga-bunga. (OPSHID Media)
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945
- Bukan Renovasi, OPSHID Bangun 2 Rumah Gratis Dalam 16 Hari