ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Indra: Sakit Bukan Perintang, Asal Anak Istri Bisa Makan
26 September 2023 18:10

JOMBANG – Indra Gunawan, yang biasa dipanggil Indra, seorang pria berusia 33 tahun, tinggal di Dusun Kaliglugu, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Ayahnya telah wafat ketika ia masih kecil dan ibunya yang tidak lagi membersamai karena memilih pergi untuk menikah lagi.
Indra adalah Satu-satunya anak laki-laki dari 3 bersaudara, kakaknya bernama Iin Parlinia (36) dan adiknya Jujuk Puji Astutik (28). Dulu, Indra masih duduk di bangku sekolah ketika harus mengambil tanggung jawab untuk menjadi tulang punggung bagi adiknya yang masih menempuh jenjang pendidikan. Dia didampingi oleh Budhe Chasanah, yang dengan sukarela mengisi kekosongan dari peran seseorang yang telah pergi, bernama Ibu.
“Siyen e tasek alit-alit ditinggal mati bapak e niku, terus mantun ngoten ibu e kawin. Terus kulo ramut, adek e niku tasek sekolah, Jujuk mpun SMP, terus mas Indra ninggal nyambut gawe ten Jakarta” (dulu waktu masih kecil-kecil ditinggal mati ayahnya, setelah itu ibunya menikah. Terus saya asuh, adiknya itu masih sekolah, Jujuk sudah SMP, terus mas Indra pergi bekerja di Jakarta), begitu cerita dari Budhe Chasanah, mengingat kembali masa-masa belasan tahun silam.
Sempat diminta untuk segera menikah, namun menolak. Waktu itu, keinginan terbesar Indra adalah bekerja untuk memenuhi kebutuhan adiknya, setidaknya sampai Jujuk menikah, agar kelak ia bisa lebih tenang meninggalkan Jujuk hidup bersama suaminya. Setelah itu, barulah Indra memikirkan dirinya sendiri, untuk berkeluarga.
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan