ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Saman: Istriku Meninggal, Anakku Pergi, Cucuku Nyaris Terlantar
· 4 menit baca · Diperbarui
Pak Saman merupakan orang yang sangat gigih dalam menjalani hidupnya, beliau selalu bersyukur atas apapun yang menimpa dalam hidupnya. Hingga pada suatu hari, rezeki datang tanpa diduga, Pak Saman dipertemukan dengan jiwa-jiwa OPSHID FKYME.
Dalam pertemuannya, OPSHID memberi tahu pak Saman bahwa akan dibangunkan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS). Hal itu tentu saja membuat pak Saman tak percaya, bagaimana mungkin beliau rezeki di luar batas kemampuannya, yang jika dibayangkan; meski bekerja jadi buruh di sisa usianya pun, tak akan mencukupi untuk membangun rumahnya.
“Mboten semerap blas kulo nak ajeng angsal Bantuan Rumah niki, niki nembe diparingi kabar winginane niku, dadose kulo nggih kaget, rosone mboten percoyo kulo, nggih dos pundi namine diparingi rejeki nggih Alchamdullilah matur suwun sanget, matur suwun sanget”, ungkap pak Saman
(saya tidak tahu sama sekali, kalau saya mau dapat bantuan rumah ini, barusan diberitahu kemarin, jadi saya sangat terkejut, rasanya seperti saya tidak percaya, ya gimana lagi mendapat rezeki tentunya saya sangat bersyukur Alchamdullilaah, saya sangat berterimakasih, terimakasih banyak -red).
Mendapat Rumah Syukur dari OPSHID membuat Pak Saman tidak berhenti bersyukur, beliau juga tak henti-hentinya mengungkapkan rasa terima kasih kepada OPSHID FKYME dan kepada Shiddiqiyyah.
“Matur nuwun sanget nggih derek-derek OPSHID sedanten, kulo matur nuwun sanget disukani rezeki omah seng barokah niki, mugi-mugi seluruh OPSHID tanpa terkecuali niki ingkang tansah pinaringan kesehatan, keselamatan, rezeki ingkang barokah ingkang katah lan dumateng sedoyo warga Shiddiqiyyah sami diparingi keselamatan, kesehatan lan rezeki ingkang katah amin”, tutur Pak Saman dengan penuh rasa haru.
(Terima kasih banyak teman-teman OPSHID semuanya, saya berterimakasih banyak diberi rezeki berupa rumah yang barokah ini, semoga seluruh OPSHID tanpa terkecuai diberi kesehatan, keselamatan, rezeki banyak yang barokah, dan untuk semua warga Shiddiqiyyah juga sama diberi keselamatan, kesehatan dan rezeki yang banyak, amin -red).
Kedepannya, semoga dengan mendapat Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah, Pak Saman bersama ketiga cucunya dapat melanjutkan hidup dengan lebih nyaman, sehat dan tentrem. (OPSHID MEDIA)
- OPSHID Serahkan 7 Rumah Gratis Siap Ditempati
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945