ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Tambah: Rumah Habis Terbakar, Keluarga Hampir Jadi Gelandangan
29 September 2024 17:00
Rezeki setiap orang sudah ada yang mengatur, dan setiap rezeki yang ditakdirkan untuk kita tidak akan tertukar dengan orang lain. Namun, sebenarnya rezeki yang sedang kita genggam bukan sepenuhnya milik kita, semua adalah titipan dari Tuhan sang Maha pemilik segalanya. Apabila Tuhan telah mengambil semua harta yang sedang kita miliki manusia tidak akan bisa berbuat apa-apa.
Seperti itulah yang dialami Tambah (45) dan keluarganya. Suatu malam di bulan Mei 2024, Tambah harus merelakan rumah yang dihuni bersama keluarganya hangus terbakar tanpa tersisa sedikitpun.
Tambah tinggal bersama istrinya Sannah (40), dan bersama ketiga anaknya serta menantu dan cucu pertamanya. Ia tinggal di desa Setiamekar Kec. Tambun Selatan Kab. Bekasi. Sehari-hari Tambah bekerja sebagai supir material bangunan. Sedangkan istrinya berjualan makanan ringan di rumah, menantunya bekerja serabutan, anak kedua bekerja di laundry, dan anak terakhirnya masih sekolah di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD).
Pendapatan Tambah dalam sehari biasanya menghasilkan uang 50 - 100 ribu. Meski ekonominya terbilang pas-pasan namun ia selalu bersyukur. “Yang namanya kuli maetrial dibilang cukup ya nggak cukup. Tapi namanya rezeki seberapapun kalau nggak disyukuri ya nggak cukup. Kalau kita syukur sehari meskipun dapat 50 ribu atau 100 ribu ya cukup-cukup aja”, terangnya.
Namun, rupanya Tuhan memberi ujian berat pada keluarga Tambah. Bulan Mei 2024 lalu, tanpa pernah terduga rumah yang jadi tempat satu-satunya untuk berlindung dalam sekejap mata dilahap si jago merah.
Malam itu, seperti biasa Sannah menaruh obat nyamuk di kamar. Nahasnya obat nyamuk tersebut menjadi penyebab malapetaka. Ketika waktu menunjukkan sekitar pukul 01.15 dini hari, saat itu Tambah sedang terlelap bersama anak bungsu dan cucunya. Tiba-tiba ia mendengar salah satu anaknya berteriak, "pak, rumahnya kebakar!”
Sontak Tambah langsung terbangun dari tidurnya. Benar saja api sudah menyala sangat besar. Dengan panik ia berteriak-teriak membangunkan semua keluarganya untuk berlari keluar rumah menyelamatkan diri. Tetangga beramai-ramai mencoba untuk memadamkan api. Namun, karena api sudah terlanjur besar, rumah Tambah akhirnya terlalap api tanpa sisa.
- Peletakan Batu Pertama Perpustakaan Tashawwuf: Tanda Shiddiqiyyah Semakin Berkembang
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus