Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Tambah: Rumah Habis Terbakar, Keluarga Hampir Jadi Gelandangan

29 September 2024 17:00

Tambah: Rumah Habis Terbakar, Keluarga Hampir Jadi Gelandangan

Beberapa bulan tinggal di kontrakan, rupanya Tuhan memberikan kejutan kepada Tambah melalui Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID). Setiap bulan Oktober, OPSHID selalu mentasyakkuri hari Sumpah Pemuda dan lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dengan cara membangun Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah (RSLHS) untuk masyarakat yang membutuhkan.

Pada tahun ini OPSHID membangun rumah sebanyak 82 Unit yang tersebar di seluruh Indonesia Raya. Salah satu yang dibangunkan oleh OPSHID yakni rumah keluarga Tambah.

Mendapat kabar bahwa rumahnya akan dibangunkan oleh OPSHID, rupanya menjadi kejutan terindah bagi Tambah beserta keluarga. "Waktu dikasih tau mau dibangunkan rumah sama OPSHID itu bagi saya sebuah kejutan terindah untuk saya dan keluarga. Kalau dibilang saya nangis ya nangis karena bersyukur, inilah bentuk mahabbah Alloh melalui tangan-tangan dewa ini untuk menolong saya", terangnya. 

Pada proses pembangunan rumah Tambah, rupanya OPSHID mendapat sambutan hangat oleh masyarakat setempat. Beberapa dari tetangganya ikut membantu OPSHID baik berupa tenaga maupun berupa material bahan bangunan, seperti 1 sak semen atau makanan. Semua itu menunjukkan kekompakan masyarakat setempat, hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT setempat yang juga terlihat sangat antusias membantu selama proses pembangunan berlangsung. 

958545a2-0729-4902-a55e-cb2573c75cfd.webp (280 KB)
Doc. Proses pembangunan rumah oleh OPSHID


"Alchamdullilah saya sangat berterimakasih kepada Shiddiqiyyah khususnya OPSHID. Saya mengucapkan ribuan terimakasih karena warga saya sudah dibangunkan rumah, semoga Alloh yang akan membalas semua kebaikan OPSHID dan Jama'ah Shiddiqiyyah. Hati saya menangis terharu saat peletakan batu syukur beberapa hari yang lalu, karena saya ingat setelah kebakaran saya kesana kemari mencari bantuan untuk warga saya ini, kalau mengingat saat itu saya sampai malu apalagi saya RT nya. Dan di tengah-tengah kegundahan saya tiba-tiba ada OPSHID datang untuk memberi bantuan. Rasanya saya sangat bahagia sekali mendengar kabar tersebut", terang Banjar RT Desa Setiamekar.

"Dan alchamdullilah juga mba, warga sekitar juga sangat senang, responnya sangat antusias. Dari pembangunan rumah yang dipelopori oleh OPSHID ini bisa menjadikan masyarakat saya semakin kompak untuk bergotong royong, saling membantu satu sama lain", lanjut Banjar. (OPSHID Media)

Penulis: Nur Mika Sari

Editor: Sa’adatush S.