ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Taufik: Masih Melajang Karena Terkendala Ekonomi
19 Oktober 2023 17:00

Tangerang – Menikah adalah Sunnah Rosul, suatu hal yang lumrah diinginkan setiap orang, apalagi dengan usia yang sudah sangat dewasa. Namun ekonomi yang tidak stabil membuat seorang pria bernama Muhamad Taufik (49) rela melajang hingga saat ini. Karena ketidakpastian penghasilan dan hidup yang belum mapan menjadikan Taufik ragu untuk berkeluarga.
Muhammad Taufik yang kerap disapa Taufik tinggal di kampung Cisereh, Ds. Kadu Jaya, Kec. Curug, Kab. Tangerang. Hidup bersama kedua saudaranya yakni kakaknya yang bernama Hartatik (52) dan adiknya Suprihatin (45), hanya Suprihatin yang sudah menikah. Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Dan mereka tinggal di rumah yang sudah mau ambruk dan sangat tidak layak huni.
Sebenarnya Taufik sendiri juga bukan tidak mau menikah. Namun bila untuk bertahan hidup bersama keluarganya saja dia harus bekerja keras banting tulang, apalagi jika sudah mempunyai tanggungan istri dan anak? Taufik takut tidak bisa mencukupi kebutuhan istri dan anaknya. Itulah yang selalu dipikirkan Taufik.
Keseharian Taufik bekerja serabutan, sehingga penghasilan yang didapat juga tidak menentu. Saat ini dia bekerja sebagai kuli bangunan yang dalam sehari berpenghasilan 50ribu, namun terkadang dia juga tidak bekerja jika tidak ada orang yang mempekerjakannya.
Penghasilan yang hanya cukup untuk makan sehari-hari, menjadi penyebab Taufik dan saudara-saudaranya tidak bisa membenahi rumahnya yang sudah hampir roboh.
“Kondisi rumah saya sudah mau ambruk, nggak layak. Bahkan saya udah pasrah misal mati ketimpa bangunan sekalipun udah pasrah” begitu kata Taufik.
Meski hidup dengan pas-pasan namun Taufik berusaha bekerja keras demi mengubah hidupnya. Hingga pada suatu hari Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa Taufik di pertemukan dengan jiwa-jiwa OPSHID FKYME.
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon