ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Tumbuh Berkembang dengan Bijaksana, Thoriqoh Shiddiqiyyah Aktif Berorganisasi Untuk Indonesia Raya (Bagian 3)
11 Februari 2024 09:11

Monumen Kebangsaan Di Dalam Pesantren
Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah dikenal juga sebagai Mujadid Wawasan Kebangsaan. Mujadid memiliki makna pembaharu atau mengembalikan sesuatu kepada tempat dan posisi yang seharusnya. Seperti pembenahan frasa 17 Agustus kemerdekaan Bangsa Bukan Kemerdekaan Republik, penjelasan makna lambang burung Garuda Pancasila, menjelaskan makna yang terkandung dalam Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan masih banyak lagi.
Semua itu disampaikan melalui penjelasan, pengajian, pidato, dan nasehat dalam berbagai kesempatan. Diajarkan juga kepada murid-murid yang belajar di pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Dalam kompleks pesantren dibangun banyak monumen kebangsaan, kebanggan nasional, seperti:
- Monument Chubbul Wathon Minal Iman
- Monument Garuda Pancasila
- Monument Lagu Indonesia Raya
- Monument Teks Proklamasi
- Monument Pembukaan Undang-Undang Dasar
- Monument Hari Santri
- Monument Sumpah Pemuda
- Monument Teks UUD 1945 Alinea ke 3
Selain monumen diatas, sebelum dimulainya pelajaran di dalam kelas, murid-murid yang mengenyam pendidikan di THGB juga diajak untuk selalu membaca Pancasila sebagai Dasar Negara, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 3 Stanza.
Dalam Buku Cita-cita Perjuangan Bab 7 yang ditulis Dr. Abu Hanifah menyatakan bahwa, Bangsa Indonesia yang telah mengalami penjajahan ratusan tahun lamanya dan silih berganti sekuat tenaga untuk menghapus Islam dari Indonesia, karena jika Islam di Indonesia bisa digusur, Bangsa Indonesia juga bisa dihancurkan. Namun kenyataan, selama ratusan tahun diajajah Islam tidak bisa dihapus dari Indonesia. Jangankan digusur, dikerdilkan saja tidak bisa. Yang mana penyebab Islam tidak bisa dihapuskan dari Indonesia karena 3 hal prinsip sebagai berikut:
- Kaum-kaum Thoriqoh yang ada di Indonesia apapun namanya
- Pesantren-pesantren yang tersebar diseluruh Indonesia
- Mushola-mushola yang jutaan, yang ada di Indonesia yang dipimpin ulama-ulama yang tinggi ilmunya.
Dari sinilah kemudian Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi berencana untuk membangun pesantren-pesantren di seluruh Indonesia sebagai benteng yang membentengi Indonesia dari ancaman-ancaman yang membahayakan Indonesia. Karena kekayaan terbesar suatu bangsa adalah generasi yang Cinta Tanah Airnya.
Daftar Pustaka :
- Jati Diri Bangsa Kyai Muchammad Muchtar Mu'thi Sang Mujadid Wawasan Kebangsaan diterbitkan Organisasi Shiddiqiyyah
- Ensiklopedi Islam Jilid 5 diterbitkan oleh PT. Ichtiar Baru Van Hoeve Jakarta
- Mengenal Thoriqoh Shiddiqiyyah Dan Organisasi-organisasi Yang Ada Didalamnya
- https://www.kemhan.go.id/itjen/wp-content/uploads/migrasi/peraturan/uu1713.pdf
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur