Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan

22 Agustus 2026 07:00

Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan

Hadits tersebut juga berkaitan dengan keterangan dari Siti Aisyah RA yang menerima penjelasan langsung dari Rasulullah SAW:

:قَالَ رَسُولُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

 السَّخِي قَرِيبٌ مِنَ اللّٰهِ قَرِيبٌ مِنَ النَّاسِ قَرِيبٌ مِنَ الْجَنَّةِ بَعِيدٌ مِنَ النَّارِ وَالْبَخِيْلُ بَعِيدٌ مِنَ اللّٰهِ بَعِيدٌ مِنَ النَّاسِ بَعِيدٌ مِنَ الْجَنَّةِ قَرِيبٌ مِنَ النَّارِ وَالْجَاهِلُ السَّخِيُّ أَحَبُّ إِلَى اللّٰهِ مِنْ عَابِدٍ بَخِيْلٍ

(عن ابي هريره - عن جابر - عن عائشة - رواه الترمذى والبيهقي والطبراني في الاوسط)

Artinya (sebagaimana diterjemahkan oleh Syekh Mukhtar): “Dermawan kasih sayang itu sifat yang mempunyai daya mendekatkan orang itu kepada Alloh Ta'ala, mendekatkan orang itu kepada sesama manusia, mendekatkan orang itu kepada surga. Menjauhkan orang itu dari neraka. Orang yang kikir, orang yang medit, menjauhkan orang itu dari Alloh, menjauhkan orang itu kepada sesama manusia, jauh dari surga, dekat kepada neraka. Orang bodoh, tetapi hatinya dermawan lebih baik daripada orang yang ibadah tapi bakhil.”

Pesan dalam hadits ini menekankan bahwa kedermawanan dan kasih sayang merupakan nilai luhur yang memiliki keutamaan besar. Sifat dermawan tidak hanya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dan sesama manusia, tetapi juga menjadi jalan menuju kebahagiaan hidup yang sejati. Sebaliknya, sifat kikir (bakhil) justru merenggangkan hubungan sosial, membawa kesengsaraan pada dirinya sendiri dan masyarakat di sekitarnya.

Dalam pemahaman ajaran ini, kedekatan orang dermawan kepada Allah lahir karena landasan rasa kasih sayang yang sejalan dengan sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang Alloh Ta’ala. Dorongan memberi yang lahir dari ketulusan hati mampu menghadirkan kebahagiaan nyata, baik bagi penerima maupun pemberi. Surga pun dimaknai sebagai simbol kebahagiaan sejati yang dirasakan saat seseorang dapat meringankan beban sesamanya.

Semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial inilah yang menjadi fondasi utama gerakan pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS), dan program-program kemanusiaan oleh murid Shiddiqiyyah yang dijalankan sebagai bentuk ikhtiar dalam merekatkan rasa persaudaraan serta berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa Indonesia. Sebab, nilai-nilai kepedulian seperti ini melampaui batas-batas formalitas dan menyentuh sisi mendasar dari kemanusiaan.

Antusiasme dan semangat juga tercermin dalam sesi penghimpunan shodaqoh spontanitas yang berlangsung di lokasi. Dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp67 juta, yang nantinya akan digunakan untuk program sosial kemanusiaan dan jihad fi sabilillah. (OPSHID Media)

Penulis:

Editor: Nuraida