ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
22 Agustus 2026 07:00
JOMBANG — Bertepatan dengan bulan kemerdekaan dan datangnya bulan Robi’ul Awwal 1448 Hijriyah, Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah menggelar tiga acara sekaligus pada Kamis (20/8/2026). Tiga kegiatan yang berjalan bersamaan tersebut meliputi: Tasyakkuran Maulid Nabi Muchammad SAW, Haul Kyai Achmad Syuhada’, serta Tasyakkuran nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI ke-81.
Bertempat di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, ketiga hajat ini menjadi momen istimewa bagi Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta dalam semua rangkaian acara yang dilaksanakan sejak Rabu (19/8/2026), dimulai dengan khotmil Qur-an dan pembacaan Qulhu (Surat Al-Ikhlas) yang diikuti para santri dan jama'ah Shiddiqiyyah dari berbagai daerah.
Tradisi di bulan Maulud ini dilaksanakan untuk mentasyakkuri bulan kelahiran Rosululloh SAW, mengacu pada hadits Nabi yang artinya: “Barang siapa yang mengagungkan hari lahirku, aku pasti memberi syafaat pertolongan kepada orang tersebut nanti hari kiamat. Dan barang siapa yang menginfakkan, menshodaqohkan sedirham, uang perak setali, seakan-akan menshodaqohkan emas satu gunung untuk jihad fi sabilillah.”
Selain mengagungkan bulan kelahiran Nabi, juga diselenggarakan Haul Kyai Achmad Syuhada’. Beliau merupakan sosok pendiri Pesantren Kedung Turi, yang kini berkembang menjadi Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman di Losari, Ploso, Jombang, pusat Thoriqoh Shiddiqiyyah di bawah bimbingan Mursyid Syekh Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, yang merupakan cucu dari Kyai Achmad Syuhada’.
Jasa-jasa baik serta peninggalan Kyai Achmad Syuhada’ hingga kini terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah. Tak heran, setiap tahunnya para murid Shiddiqiyyah dari berbagai daerah berbondong-bondong menghadiri peringatan haul tersebut sebagai bentuk takzim dan rasa terima kasih atas limpahan kebaikan yang telah diwariskan oleh Mbah Syuhada’.
Sementara itu, untuk mentasyakkuri nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia sekaligus Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-81, pada malam yang sama dilaksanakan penyerahan piagam Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) kepada Koordinator Wilayah (Korwil) DHIBRA. Pada tahun ini, organisasi DHIBRA berhasil mengordinasikan pembangunan sebanyak 136 unit rumah layak huni yang diberikan tanpa dipungut biaya kepada masyarakat yang membutuhkan.
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya
- Riyandoko: Bertahan dalam Keterbatasan Fisik, Berbagi Ruang dengan Keluarga Sang Kakak
- Mengejar Bola, Menemukan Diri: Membaca Tashawuf dari Lapangan Hijau
- Ditinggal Suami, Suwarsi Banting Tulang Hidupi Ketiga Anaknya
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh