ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
18 Agustus 2026 07:00
Jombang—Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Jombang resmi menambah satu unit pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) yang dikoordinir oleh DHIBRA, sehingga total hunian yang dibangun meningkat dari 135 menjadi 136 unit pada Agustus 2026 ini. Penambahan ini dilakukan di tengah fokus organisasi menyelesaikan 5 Proyek Khususul Khusus, sebagai bentuk komitmen nyata dalam mensyukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI ke-81.
Langkah penambahan unit ini diambil meski Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) OPSHID Jombang saat ini sedang memusatkan sumber daya pada program 5 Proyek Khususul Khusus. Kendati memiliki beban kerja yang padat, manajemen organisasi menegaskan tidak ingin meninggalkan tradisi tahunan dalam memberikan bantuan hunian layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan dalam momentum kemerdekaan ini.
Perwakilan DPD OPSHID, Aria Rahman, menjelaskan bahwa pemilihan penerima manfaat tambahan, yakni Ibu Iin Tafrichah (56) yang bertempat di Jl. Dr. Sutomo, Losari, Ploso, Jombang berdasarkan pada pertimbangan lokasi dan urgensi kondisi hunian. Rumah Ibu Iin yang terletak tak jauh dari kawasan pesantren dinilai sangat layak mendapatkan bantuan pembangunan karena kondisinya yang memprihatinkan.
Proyek ini ditargetkan rampung dalam durasi singkat, yakni 2-3 minggu sejak dimulainya peletakan batu syukur pada Ahad (16/08/26), sehingga serah terima kunci dipastikan tidak melampaui akhir bulan Agustus. Proses konstruksi telah dimulai segera setelah survei lapangan dilakukan secara mendadak oleh tim OPSHID. "Saat ini Insya Alloh kita targetkan tidak lebih dari bulan Agustus", tegasnya.
Di sisi lain, Bu Iin menempati rumah yang dihuni 7 orang, dengan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Ketika mendengar kabar rumah akan dibongkar total dan dibangun sepenuhnya oleh OPSHID secara gratis, ia mengungkapkan rasa syukurnya.
"Waktu dapat kabar itu mendadak, perasaan itu percaya tidak percaya. Tiba-tiba saja dapat kabar mau dibangunkan rumah, perasaan terharu dan tidak bisa berkata-kata karena tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Alchamdulillahirobbil'aalamiin, terima kasih sebesar-besarnya kepada Mbah Yai, Mas Bechi, dan rekan-rekan OPSHID," ucap Bu Iin saat ditemui di kediamannya.
Pembangunan rumah ke-136 ini mempertegas pola gerakan sosial OPSHID yang bersifat taktis dan cepat. Hingga saat ini, proses pengerjaan terus dikebut oleh para relawan guna memenuhi target waktu yang telah ditetapkan sebelum periode Agustus berakhir. (OPSHID Media)
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya
- Riyandoko: Bertahan dalam Keterbatasan Fisik, Berbagi Ruang dengan Keluarga Sang Kakak
- Mengejar Bola, Menemukan Diri: Membaca Tashawuf dari Lapangan Hijau
- Ditinggal Suami, Suwarsi Banting Tulang Hidupi Ketiga Anaknya
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem