ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
01 Oktober 2026 12:00
Dalam semangat Sumpah Pemuda, Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan yang Maha Esa (OPSHID FKYME) adakan program pembangunan rumah gratis untuk masyarakat yang membutuhkan. Program ini bernama Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah, dan untuk tahun ini terdapat 59 unit rumah yang sedang dan akan dibangun, tersebar di seluruh Indonesia Raya.
Menurut data dari Kesekretariatan Dewan Pimpinan Pusat/DPP OPSHID, sebanyak 58 dari 59 penerima Rumah Syukur sudah terdata, tersebar di 50 kabupaten/kota di 12 provinsi, dari Lampung sampai Kalimantan.
Jawa Timur jadi wilayah dengan unit terbanyak, yaitu 26 rumah, disusul Jawa Tengah dengan 14 rumah. Jombang paling banyak dengan 5 unit, lalu Malang 3 unit, serta Bojonegoro dan Sleman masing-masing 2 unit.
Usia penerimanya 20 sampai 74 tahun. Sebagian besar bekerja serabutan, sebagai buruh tani, buruh bangunan, atau asisten rumah tangga. Banyak juga penerima perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal suami. Ada rumah yang sudah lapuk dan hampir roboh, ada juga yang tidak pernah direnovasi sejak 1991.
RINCIAN PER PROVINSI
- Jawa Timur (26 unit): Jombang 5, Malang 3, Bojonegoro 2, serta masing-masing 1 unit di Bangkalan, Blitar, Gresik, Kediri, Lamongan, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Surabaya, dan Tuban
- Jawa Tengah (14 unit): masing-masing 1 unit di Banyumas, Boyolali, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kendal, Kudus, Pati, Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, dan Wonogiri
- DI Yogyakarta (5 unit): Sleman 2, serta masing-masing 1 unit di Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo
- Lampung (4 unit): Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, dan Tulang Bawang Barat
- Jawa Barat (2 unit): Bekasi dan Cirebon
- DKI Jakarta (1 unit): Jakarta Utara
- Banten (1 unit): Tangerang
- Riau (1 unit): Kuantan Singingi
- Sumatera Selatan (1 unit): OKU Selatan
- Bengkulu (1 unit): Bengkulu
- Kalimantan Timur (1 unit): Balikpapan
- Kalimantan Selatan (1 unit): Banjarbaru
Semua rumah ini dibangun mandiri oleh OPSHID dalam semangat Sumpah Pemuda. Diawali dari survey rumah-rumah yang akan dibangun, proses pembongkaran, pembangunan, pengisian perabotan hingga 100% siap huni semua dilakukan berdasarkan gotong royong bersama. Semua biaya pembangunan serta konsumsi selama proses pembangunan pun juga ditanggung oleh OPSHID, tanpa membebankan sepeserpun biaya pada penerimanya.
Menurut perwakilan dari DPP OPSHID Bapak Mulyono, program ini diharapkan dapat menghadirkan kesejahteraan bagi penerimanya. “OPSHID memilih untuk membangun Indonesia dengan memberikan pembangunan rumah gratis bukan tanpasebab. Rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia, dan bisa diwariskan generasi ke generasi. Dengan memberikan rumah, harapan kami bisa memperbaiki kenyamanan hidup 1 keluarga, dan generasi selanjutnya,serta dapat memutus rantai kemiskinan mereka”, jelas Mulyono.
Ke 59 unit Rumah Syukur ini nantinya ditargetkan rampung sebelum hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Dan direncanakan untuk diresmikan pada seremoni TasyakkuranSumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke – 98 di Ploso, Jombang, Jawa Timur. (OPSHID Media)
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Realisasikan Ajaran Al Qur-an, Santri MQ Wujudkan Syukur Menjadi Aksi Bangun Rumah
- Setetes Bakti untuk Bangsa dan Negara: Rumah Baru dari Pemuda Shiddiqiyyah Sidoarjo
- Sambut Sumpah Pemuda ke-98, OPSHID Gotong Royong Bangun Rumah Syukur!
- Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, OPSHID Bangun Dengan Desain Berbeda