ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Berlangsung Khidmat, Penyambutan Jama'ah Umroh Bersama Shiddiqiyyah
13 Januari 2024 20:00
JOMBANG – Bertepatan dengan malam 1 bulan Rojab (12/01/2024), telah dilangsungkan penyambutan jama’ah Umroh Bersama Shiddiqiyyah di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Pusat yang diikuti oleh para santri. Secara khusus Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi berkenan rawuh menyampaikan Mau'idhotul Chasanah dan doa.
Persiapan, pemberangkatan, hingga pulang ibadah umroh terlaksana di bawah tanggung jawab Organisasi Dhilal Berkat Rochmat Alloh Shiddiqiyyah (DHIBRA) Pusat. Masyarakat umum maupun warga Shiddiqiyyah dapat mengikuti ibadah Umroh Bersama Shiddiqiyyah ini melalui salah satu program di Organisasi DHIBRA, yaitu Tabungan Umroh.
“Untuk pelaksanaan umroh kita dipermudah, karena kita punya tabungan umroh. InsyaAlloh pas waktunya umroh bisa ikut bersama-sama”, terang Bapak Kus Wartono selaku Pengurus DHIBRA di bidang pengembangan usaha.
Namun, perbedaan antara masyarakat umum dan warga Shiddiqiyyah yang mengikuti program ini terletak pada pembekalannya, Bapak Kus Wartono menjelaskan, “Ya memang ada hal-hal khusus yang hanya dibuka kepada peserta dan kepada murid Shiddiqiyyah. Walaupun mereka ikut, tapi kalau bukan murid Shiddiqiyyah, tidak diberi pembekalan khusus, hanya ikut pembekalan umum.”
Perwakilan jama’ah umroh tahun ini, Bapak Ustari menyampaikan tanggapannya dalam menjalankan Umroh Bersama Shiddiqiyyah, “Terima kasih atas bimbingan beliau selama menjalankan Umroh Bersama Shiddiqiyyah ini, yang kami rasakan tidak bisa diungkapkan di lisan secara utuh, tapi kami bisa merasakan bagaimana enaknya, nyamannya Umroh Bersama Shiddiqiyyah. Mudah-mudahan tahun yang akan datang dapat terlaksana lagi ibadah umroh.”
Tabungan Umroh Bersama Shiddiqiyyah ada sejak tahun 2005, dan sampai kini telah berlangsung sebanyak 5 kali umroh. Sedangkan untuk pemberangkatan umrohnya tergantung peserta dan dawuh Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah.
“Tergantung peserta dan tergantung dawuh. Kuota peserta kan tergantung. Menyangkut masalah teknis, pesawat itu kan ada minim pemberangkatan, makanya yang berangkat itu rata-rata kisaran 100 orang, dari 100 orang itu nanti kita baru bisa ngitung”, jelas Bapak Kus Wartono.
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air