ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Miliaran Rupiah Tersalurkan, Begini Cara Shiddiqiyyah Peduli Dhuafa’
10 September 2025 20:00

Rabu pagi, (10/09/2025) senyum menghiasi wajah para tamu istimewa yang berdatangan dari berbagai penjuru Jombang. Di Hotel Yusro, ratusan peserta santunan berkumpul untuk mengikuti acara yang digelar Jama’ah Thoriqoh Shiddiqiyyah. Perayaan itu sekaligus menjadi ungkapan syukur atas Maulid Nabi Muchammad SAW dan HUT 25 tahun Dhilal Berkat Rochmat Alloh Shiddiqiyyah (DHIBRA).
Acara ini merupakan agenda tahunan yang dikenal sebagai Santunan Nasional (SANNAS). Sesuai namanya, setiap cabang DHIBRA yang tersebar di 21 provinsi di Indonesia dan di Malaysia, pada hari dan jam yang sama, menyalurkan paket santunan kepada ratusan ribu kaum dlu’afa dan anak yatim. Setiap penyampaian santunan selalu diawali dengan doa yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, memohon keberkahan bagi DHIBRA, Thoriqoh Shiddiqiyyah, dan Indonesia agar mendapat kejayaan dan lestari.
Menurut data terbaru, pada pukul 14.30, sebanyak 12.000 paket santunan telah tersalurkan dengan nominal 2,5 miliar rupiah, dan angka tersebut berpeluang terus bertambah, ungkap Mukhtar Amin, pengurus DHIBRA.

Sejak 2006, warga Thoriqoh Shiddiqiyyah melalui DHIBRA secara rutin menggelar SANNAS setiap tahun, dengan jumlah penerima yang terus bertambah. Dalam kurun 21 tahun, total dana yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp51,2 miliar rupiah, seluruhnya dihimpun dari murid-murid Thoriqoh Shiddiqiyyah sendiri, tanpa mengajukan proposal kepada organisasi masyarakat, partai politik, maupun pemerintah. Kemandirian itu menjadi wujud nyata rasa syukur yang diajarkan oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, dan harapannya dapat membawa manfaat bagi sesama manusia.
Ibu Nyai Shofwatul Ummah, Ketua DHIBRA, menjelaskan dalam sambutannya bahwa, “Bagi orang yang uangnya banyak dan kaya raya itu hal yang biasa banget untuk memberi santunan yang sekian, tapi bagi yang ekonominya pas-pasan ini sesuatu yang pertolongan Alloh murni.”
kemudian beliau melanjutkan, “Kami baru saja santunan Rumah Syukur di bulan Agustus, baru saja selesai tersampaikan 140-unit rumah. Itu dari kami syukur kepada Alloh, mensyukuri nikmat dari Alloh atas kemerdekaan Bangs Indonesia, dan adanya berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sekarang adanya maulid Nabi SAW.”
Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, menyampaikan pesan dari Bupati Jombang, "Berharap para tokoh agama Shiddiqiyyah senantiasa menjadi perekat keutuhan dan persatuan seluruh warga serta menjadi teladan bagi kehidupan beragama dan bermasyarakat."
Dengan ingat pada firman Alloh dalam Al Qur-aan (14:07) “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu". Semoga kegiatan ini tetap lestari, tak hanya dilakukan oleh warga Shiddiqiyyah saja, melainkan meluas di kalangan pemerintah dan masyarakat. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan