ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Terang dan Gelapnya Bulan Asyuro
29 Juli 2023 17:00
JOMBANG - Pondok Pesantren Shiddiqiyyah mengadakan Pengajian Taubat Bersama yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa, Jum’at 10 Muharrom 1445 H / 28 Juli 2023 M lalu.
Pengajian Taubat Bersama diadakan setiap memasuki bulan Muharrom atau bulan Suro, tepatnya pada tanggal 10 Muharrom dan dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa di pusat ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah yaitu di desa Losari, Kec. Ploso, Kab. Jombang.
Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah menyampaikan bahwasannya bulan Suro merupakan bulan untuk bertaubat,“Bulan Asyuro ini bulannya taubat”, Pitutur Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa pada malam Pengajian Taubat Bersama.
Sejumlah peristiwa bersejarah kerap terjadi di bulan Suro pada masa lampau, utamanya peristiwa yang berkaitan dengan mu’jizat para Nabi dan keistimewaan lainya,"Bulan Suro adalah bulan hari Rayanya para Nabi, sebelum Nabi Muhammad SAW", Dawuh Sang Murysid. Akan tetapi disisi lain, setelah Nabi Muhammad SAW bulan Suro merupakan bulan yang gelap.
Dikutip dari keterangan Mauidhotul Chasanah Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa pada malam Pengajian Taubat Bersama, beliau menerangkan sisi gelap bulan Suro ialah ketika terbunuhnya cucu kesayangan Nabi Muhammad SAW yaitu Sayyidina Husain karena masalah politik dan fitnah terbesar yang mencoreng umat islam seluruh dunia.

Selain itu Bpk Kushartono atau akrab di sapa Pak Ok selaku perwakilan Yayasan Pendidikan Shiddqiyyah (YPS) dalam sambutannya menyampaikan, bahwa masih dalam nuansa Semangat Menyambut Kebangkitan Tasawuf Dunia, setelah taubat bersama ini Depertemen Kajian Shiddiqiyyah pusat akan mengadakan shodaqoh dan Do'a Bersama Bustan Tsamarotul Qolbin Salim (BTQ) di seluruh Indonesia guna mendorong lahirnya Taubat Nasional Indonesia yang bertujuan untuk meluruskan sejarah frasa Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kemudian Pak Ok juga menyampaikan, bahwa Mentri Dalam Negeri memberi apresiasi mengenai gagasan 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan bangsa Indonesia bukan Republik. “Kita wajib bersyukur karena surat yang di ajukan oleh Organisasi Shiddiqiyyah Pusat telah di balas oleh Mentri Dalam Negeri, tentang apresiasi usulan 17 Agustus sebagai hari kemerdekaan bangsa Indonesia dan 18 Agustus sebagai hari berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia”, jelas beliau.
Shodaqoh merupakan ciri khas Thoriqoh Shiddiqiyyah dan yang selalu di nanti-nanti di setaip acara yang diadakan oleh warga Shiddiqiyyah. Terkumpulnya Shodaqoh Spontanitas senilai Rp111.263.500- menjadi bukti pengamalan Shillaturrochmi, Santun dan Shodaqoh yang diajarkan oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa. Adapun keperuntukan Shodaqoh Spontanitas ini sebagai berikut:
• Pembangunan Pesantren Hayya ‘Alaash Sholah Hayya ‘Alaal Falah (HSHF) di Pelabuhan Ratu
• Pembangunan Bustan Tsamarotul Qolbin Salim (BTQ) di daerah-daerah
• Pembangunan Asrama Putra Murobithul Ghulam di Pesantran Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah
• Aset-aset Shiddiqiyyah yang ada di Bandung
• Pembangunan Jami’atul Mudzakkirin di Tanjung Halang Bogor
• Kegiatan di Pesantran Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah
• Pembangunan Jami’atul Mudzakkirin di Donggala Sulawesi Tengah
(OPSHID MEDIA)
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air