ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Kerja Bakti Pangruwatan Pesantren, Menyambut Isro’ Mi’roj dan Hari Shiddiqiyyah
22 Januari 2025 07:00
JOMBANG - Dalam rangka menyambut Tasyakkuran Isro' Mi'roj Nabiyulloh Muhammad SAW dan Hari Shiddiqiyyah, tengah diadakan kegiatan Albirru massal yang mencakup pangruwatan dan peremajaan bangunan di lingkungan Pesantren Majma'al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Indonesia.
Kegiatan Albirru kali ini dikoordinir oleh Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME). Kegiatan berlangsung dari awal bulan Rojab hingga menjelang Hari Shiddiqiyyah mendatang.
Pelaksanaan Albirru diikuti oleh seluruh santri di lingkungan Shiddiqiyyah. Dengan pembagian tugas masing-masing sebagai berikut:
• Murid-murid Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat THGB mendapat bagian untuk membersihkan seluruh area sekolah dan merapikan taman area depan sepanjang Jami'atul Mudzakkirin Yarjuu Rochmatalloh Pusat.
• Murid-murid Isti'daadu Lil Maqooshidul Qur'an (IMQ) bertuga membersihkan drainase dan toilet di seluruh area pesantren.
• IKHWAN bertugas membersihkan gedung-gedung di area pesantren, monumen kebangsaan, lingkungan masjid, area makam, dan area Jami'atul Mudzakkirin Yarjuu Rochmatalloh (JMYR) Pusat dibantu murid-murid Maqooshidul Qur'an (MQ).
• OPSHID Jombang bertugas membersihkan sepanjang Jalan Alexandria, monument Hari Santri, hingga Taman Alchamdulillah.
• Relawan Shiddiqiyyah bertugas membersihkan Gedung Isti'anah, Al Fattah, dan Makam Keluarga.
Aria Rahman, ketua DPD OPSHID Jombang menjelaskan keterlibatan rekan OPSHID dalam kegiatan Albirru tersebut, "DPD OPSHID Jombang terdiri dari tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan seluruh anggotanya diupayakan terlibat aktif dalam agenda ini, baik dari segi pendanaan maupun tenaga. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan rumput dan perapian pagar. Intinya dalam waktu satu bulan kita upayakan sudah selesai tidak sampai tanggal 27 Rojab", jelasnya.
Setiap organisasi saling bekerja sama dengan penuh semangat. Seperti yang dilakukan oleh murid-murid MQ saat membersihkan kolam JMYR, "Kegiatan dimulai dari pagi hingga sore hari. Meskipun menghadapi kendala pada alat penguras kolam, kami tetap bersemangat," ujar Khafid Dwi Candra, murid MQ.

Adapun Albirru itu sendiri merupakan singkatan dari A = Asri, L = Lestari, B = Bersih, I = Indah, R = Rapi, R = Rajin, U = Utama. Albirru merupakan program dari Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, sebagaimana peran Shiddiqiyyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi cinta tanah air. Albirru juga salah satu implementasi pendidikan cinta tanah air melalui tindakan nyata.
Luthfi Amar Mediansyah, pengurus IMQ, menjelaskan alasan keterlibatan murid-murid IMQ dalam kegiatan ini. "Tujuannya Albirru itu kan sebagai bentuk rasa syukur cinta tanah air kita sebagai santri. Jadi kami senang menjalankan kegiatan ini karena fokus kami pada tujuan, untuk apa dan untuk siapa kegiatan ini dilakukan. Kami lakukan sebagai bentuk ta'at dan untuk membahagiakan Sang Mursyid", ujarnya.
Selain itu, pelaksanaan Albirru didasarkan pada prinsip "Kebersihan adalah sebagian dari iman". Alif Raissa, perwakilan dari murid THGB menjelaskan, kegiatan Albirru merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Shiddiqiyyah, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran para murid bahwa syukur dapat diaplikasikan dalam kegiatan Albirru seperti membersihkan area pesantren, sesuai dengan hadits Annadhofatu Minal Iman (Kebersihan itu sebagian dari iman).
"Bagi kami, pelaksanaan Albirru sangat penting karena berkaitan dengan hubungan kepada Alloh. Kami diajarkan bahwa Alloh Maha Bersih dan menyukai kebersihan, keindahan, serta kesucian", tambah Herman Effendy, murid MQ.

- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya