ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Dukung Rumah Gratis OPSHID, 2 Batalyon Brimob Pekalongan Turun Membantu
01 Oktober 2026 14:32
Sebanyak 15 personel Kompi II Batalyon Brimob Pekalongan terjun untuk membantu pembangunan Rumah Syukur yang diinisiasi oleh Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME). Berlokasi di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (23/9/2026) lalu.
Aksi gotong royong ini menyasar kediaman Kusmono (49). Seorang buruh serabutan, yang mendapat rumah gratis dari OPSHID dalam rangka Tasyakkuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia ke-97.
Pembangunan hunian ini merupakan respon atas kondisi memprihatinkan yang dialami keluarga Kusmono. Berdasarkan survei mendalam di tiga lokasi berbeda, OPSHID menetapkan keluarga tersebut sebagai penerima bantuan karena tingkat urgensi yang tinggi. Sebelumnya, Kusmono bersama istri dan empat anaknya tinggal di gubuk darurat. Berdiri di atas lahan milik orang lain dengan kondisi bangunan yang nyaris roboh.
Baca juga berita penerima rumah gratis dari OPSHID berikut: Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
Agus Jatmiko, penanggung jawab pembangunan Rumah Syukur Pekalongan, mengungkapkan bahwa hunian lama Kusmono jauh dari standar layak. Dinding rumah hanya terdiri dari potongan triplek dan GRC bekas yang dipasang seadanya.
"Kondisinya sangat memprihatinkan. Umpamanya ayam bisa masuk, kambing bisa masuk ke dalam rumah. Sanitasi pun juga gitu hanya ditutup kain, menyerupai kondisi di zaman penjajahan." ujar Agus saat menjelaskan latar belakang penerima rumah syukur.
Pembangunan ini mendapat dukungan dari pemilik tanah sebelumnya yang menghibahkan lahan tersebut agar menjadi hak milik Kusmono. Selain itu perangkat desa setempat juga turut memfasilitasi proses administrasi dan legalitas tanah guna memastikan kepastian hukum bagi penerima hibah.
Di lapangan, personel Brimob bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pembersihan lahan, penebangan pohon, hingga pengerjaan struktur bangunan. Tak hanya mengerahkan tenaga fisik, pihak Brimob juga menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok berupa sembako untuk menunjang konsumsi para relawan.
Kusmono yang sehari-harinya bekerja sebagai pencari kayu bakar dan buruh cangkul, menyatakan rasa syukurnya atas bantuan dari OPSHID. "senang sekali bisa dapat rumah gratis. Saking senangnya saya nggak bisa ngomong apa-apa cuma bisa bilang Matursuwon sanget ngoten. Mugi-mugi diparingi berkah sedoyo" ungkap Kusmono dengan penuh haru.
Kesulitan ekonomi sebelumnya telah memaksa putra sulungnya, Kurniawan Adi Prayugo (16), putus sekolah sejak kelas 4 SD. Hal itu dikarenakan Adi Prayugo membantu menyambung hidup keluarga.
Komandan Kompi II, AKP Andi Kristanto, menegaskan bahwa keterlibatan Brimob dalam kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari motto pengabdian korps.
"Pembangunan Rumah Syukur ini adalah aksi nyata dalam memaknai semangat Sumpah Pemuda. Ini mirip seperti manifestasi dari motto kami yakni 'Jiwa Raga Kami Demi Kemanusiaan'. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa Brimob selalu ada untuk menolong sesama dan melindungi masyarakat," ujar AKP Andi Kristanto.
Selain itu Kepala Desa setempat juga memberikan apresiasi mendalam terhadap aksi sosial OPSHID yang diwujudkan dengan membangun hunian secara utuh dari nol hingga selesai 100% dan siap huni. Melalui pembangunan ini, keluarga Kusmono diharapkan dapat memiliki taraf hidup yang lebih nyaman sehingga bisa merasakan kebahagiaan. (OPSHID Media)
- Dukung Rumah Gratis OPSHID, 2 Batalyon Brimob Pekalongan Turun Membantu
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Realisasikan Ajaran Al Qur-an, Santri MQ Wujudkan Syukur Menjadi Aksi Bangun Rumah
- OPSHID Sidoarjo Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Boro
- Sambut Sumpah Pemuda ke-98, OPSHID Gotong Royong Bangun Rumah Syukur!