Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Kretek Untuk Masyarakat: Sehat Tentrem Bangun Puluhan Rumah Gratis

· 2 menit baca · Diperbarui

Kretek Untuk Masyarakat: Sehat Tentrem Bangun Puluhan Rumah Gratis

3 Oktober diperingati sebagai Hari Kretek nasional. Seberapa besar peran kretek untuk masyarakat luas? Mari kita lihat salah satu perusahaan kretek untuk menentukan jawabannya!

Perusahaan kretek lokal asal Jombang, Sehat Tentrem (ST), mengonversi rantai ekonomi industri hasil tembakau menjadi aksi sosial nyata. ST bantu dukung pembangunan puluhan unit rumah gratis bagi warga kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia. Melalui Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID), langkah ini sebagai wujud kemandirian ekonomi untuk menopang misi kemanusiaan. Tanpa bergantung pada bantuan pihak luar, pembangunan rumah gratis ini dilaksanakan dalam momen-momen tertentu seperti saat Tasyakkuran Sumpah Pemuda.

Industri kretek nasional bukan sekadar perpaduan tembakau dan cengkeh, melainkan sebuah ekosistem yang melibatkan jutaan orang. Di balik sebatang kretek, terdapat rantai ekonomi panjang. Mulai dari petani tembakau di pelosok desa, pekerja pabrik, hingga jaringan distribusi luas. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja perempuan dalam jumlah besar sebagai buruh linting tangan tradisional. Sekaligus menjadi penyumbang signifikan bagi penerimaan negara melalui cukai hasil tembakau.

Di tengah dinamika industri tersebut, Sehat Tentrem hadir dengan model bisnis yang berbeda. Didirikan di lingkungan Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, perusahaan ini menempatkan keuntungan komersial sebagai instrumen perjuangan sosial. Pendiri Sehat Tentrem sendiri menekankan bahwa kegiatan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pelayanan keiman, kemanusiaan, dan pelestarian alam.

Melalui sinergi dengan OPSHID, sebagian besar dari penjualan kretek dialokasikan langsung untuk program sosial. Salah satu pilar utamanya adalah pembangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah. Proyek ini memberikan hunian bagi masyarakat yang membutuhkan tanpa dipungut biaya sepeser pun (gratis 100 persen), sebagai bentuk implementasi dari jargon "Sehat Tentrem adalah Nafas Perjuangan."

Rizki Hikmawan, perwakilan tim marketing Sehat Tentrem, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi juga pada kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas.

"Salah satunya ya program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah ini, pembangunan rumah  gratis bagi warga yang membutuhkan. Seperti saat ini, dalam rangka mensyukuri Sumpah Pemuda ke-98 Sehat Tentrem turut berkontribusi dalam pembangunan 59 Rumah secara serentak di berbagai daerah di Indonesia," terang Rizki.

Eksistensi Sehat Tentrem menunjukkan bahwa industri kretek memiliki daya ungkit ekonomi yang mampu menyentuh aspek kemanusiaan terdalam. Dari setiap lintingan tembakau dan cengkeh yang diproduksi, tercipta keberdayaan ekonomi yang tidak hanya menghidupi pekerja di dalamnya, tetapi juga membangun harapan baru bagi warga yang membutuhkan melalui hunian yang layak. Langkah ini mempertegas bahwa kemandirian ekonomi dapat menjadi penopang utama bagi gerakan sosial dan nasionalisme di Indonesia. (OPSHID Media)

Penulis:

Editor: Sa’adatush S.