Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Hadiri Peletakan Batu Syukur, Bupati Jombang Ungkap Program RSKILHS Sangat Membantu Pemerintah

22 Juni 2025 16:00

Hadiri Peletakan Batu Syukur, Bupati Jombang Ungkap Program RSKILHS Sangat Membantu Pemerintah

Minggu (22/06/2025) serentak dilakukan oleh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah di berbagai daerah. Prosesi peletakan batu syukur atau batu pertama telah dilakukan sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah atau RSKILHS.  

Pemilihan tanggal 22 Juni sebagai awal proses pembangunan berdasarkan petunjuk dari Mursyid Thoriqoh Shididiqyyah.

Menurut keterangan Nurhadi salah satu dari pengurus Organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah pada 2024 silam, menyampaikan “Sudah beberapa tahun yang lalu dari Sang Maha Guru menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Syukur ini dimulai pada 22 Juni. Karena 22 Juni ini disepakati lahirnya Piagam Jakarta yang menjadi kitab suci negara yang di dalamnya ada dasar Pancasila". 

Pada tahun 2025 untuk mensyukuri peristiwa bersejarah pada 17 Agustus sebagai Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan 18 Agustus sebagai berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-80, warga Thoriqoh Shiddiqiyyah membangun 135 unit Rumah Syukur dan dibagikan kepada masyarakat secara gratis. 

Menurut panitia pelaksana, Rumah Syukur RSKILHS ini akan diresmikan serentak pada Tasyakuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang. 

Pembangunan RSKILHS merupakan agenda rutin yang telah berjalan selama 24 tahun. Joko Herwanto, salah satu pengurus ORSHID menyatakan, “Ini adalah tahun ke-24 program Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah yang dikoordinir oleh DHIBRA – Dhilal Berkat Rochmat Alloh Shiddiqiyyah.

Sejak awal, kami telah membangun sebanyak 2.227 unit rumah sebagai bentuk syukur atas dua nikmat besar: Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945 dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 18 Agustus 1945", ungkapnya. 

Semua rumah yang dibangun oleh Shiddiqiyyah merupakan hasil dari gotong royong dan urunan para anggotanya, tanpa mengajukan proposal kepada pemerintah atau lembaga lain. Hal ini merupakan petunjuk dari Mursyid Thariqoh Shiddiqiyyah, Syech Muchammad Muchtarullohil Mujtabaa Mu’thi, kepada seluruh muridnya.

“Pesan Sang Guru, jangan pernah merepotkan pemerintah. Tapi apa yang bisa diberikan untuk bangsa dan negara” tegas Joko. 

"Selama 24 tahun, total nilai untuk 2.227 unit Rumah Syukur berada pada kisaran 110 miliar" lanjutnya. 

Program RSKILH telah menarik perhatian pemerintah, khususnya pemerintah setempat di mana RSKILHS ini dibangun.

Untitled design (1).webp (440 KB)

Seperti yang terjadi di Jombang, ceremonial peletakan batu syukur di hadiri oleh Bupati Jombang Warsubi S.H.,M.Si yang menyambut baik program ini. 

“Terima  kasih kepada ketua Pimpinan Besar Shiddiqiyyah. Ini sungguh luar biasa terkait pemikirannya terhadap bangsa Indonesia, karena rumah ini tidak hanya dibangun untuk orang muslim, tapi juga ada yang Nasrani, ada yang Hindu, ada yang Budha. Ini adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa dan sangat membantu pemerintah", tutur Warsubi. 

Dalam acara yang sama, Bupati Jombang Warsubi S.H.,M.Si juga ikut memberikan dana motivasi yang disampaikan kepada panitia pembangunan. Hal ini menjadi simbol dukungan pemerintah dari program yang dilakukan oleh Shiddiqiyyah. 

Inilah cara Shiddiqiyyah, mensyukuri kemerdekaan Bangsa Indonesia dengan membangun Rumah Syukur, diberikan kepada Bangsa Indonesia yang belum merasakan kemerdekaan memiliki hunian yang nyaman dan aman. (OPSHID Media)

Penulis: Ainun Nasikhah

Editor: Nuraida