ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Menyambung Warisan Leluhur: Silaturachmi Keraton Surakarta dan Pondok Pesantren Shiddiqiyyah
17 April 2025 17:30
Jombang - Sabtu (12/04/2025), rombongan dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat melakukan silaturahmi kepada Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi di Pondok Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah. Kunjungan ini dihadiri oleh Gusti Kanjeng Ratu Pakubuwono, permaisuri Pakubuwono XIII, Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) Dani Nur Adiningrat, Pengageng Sasono Wilopo yang juga menjabat sebagai Menkopolhukam dan Menseses Keraton, serta beberapa kerabat dari Keraton Kasunanan Surakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Dani menyampaikan adanya hubungan Shiddiqiyyah dengan Kasusunanan Surakarta, “Kunjungan ini merupakan silaturachmi menyambung dari silaturahmi para leluhur Keraton dengan leluhur-leluhur para kyai di tanah Jawa baik secara genetika maupun secara nasab keilmuan ternyata Alchamdulillah nyambung jadi bagi Keraton Kasunanan Surakarta, pondok pesantren ini bukan merupakan 'kita baru ketemu', tapi ternyata menyambungkan apa yang disambung oleh leluhur dari Keraton Kasunanan Surakarta.”
Di tengah pembicaraan ditemukan bahwa Susuhunan Pakubuwana X memiliki nama asli Malikul Kusno yang menganut Thoriqoh Akmaliyyah, di mana Syekh Mukhtar adalah Mursyid thoriqoh tersebut. "Podo karo Thoriqohku," jawab Syekh Mukhtar, "Nyambung kabeh alchamdulillah, ini kalau tidak ditakdirkan oleh Alloh tidak mungkin. Kok saget nyambung niku takdir Alloh,” lanjut beliau.
Antara Keraton Surakarta dan Pesantren Shiddiqiyyah nyatanya memiliki banyak kesamaan, sama-sama cinta tanah air dan mendo’akan NKRI serta rakyatnya, “Selalu kita tidak lupa mendoakan sehatnya seluruh bangsa Indonesia tanpa terkecuali, dan juga itu merupakan wujud yang sama yang diwujudkan Pak kyai, salah satu pesan Pak kyai adalah tentang kecintaan akan tanah air,” ungkap Dani.
Kedatangan rombongan dari Keraton Kasunanan Surakarta ini bukan kali pertama, sebelumnya pernah terlaksana pada 6 Juni 2024 di kediaman Syekh Mukhtar Keraton Surakarta Mohon Petunjuk Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Tentang Cinta Tanah Air. Dan pada kesempatan kali ini, antara pihak pesantren dengan Keraton sama-sama menyepakati diadakannya do'a kautsaran dalam kompleks Keraton. Kesepakatan ini merupakan langkah baru yang menandai eratnya hubungan pesantren Shiddiqiyyah dengan Keraton Surakarta.
Sebagai kelanjutan dari acara silaturahmi yang berlangsung pada 6 Juni 2024 di kediaman Kyai Mukhtar, pihak pesantren dan keraton sepakat untuk mengadakan doa Kautsaran di Keraton Kasunanan Surakarta. “Kami berharap ke depan kita memiliki visi yang sama, cinta akan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui kebudayaan dan konsepsi agama. Keraton Surakarta adalah penerus dari Mataram Islam, yang merupakan payung bagi semua agama. Meskipun pondok ini adalah pondok pesantren Islam, Keraton Mataram Islam, juga mengayomi semua tanpa membeda-bedakan, tetap berpegang pada syariat agama Islam,” Dani menambahkan.
Dani berharap, ke depannya banyak hal yang bisa dibuka antara Pondok Pesantren Shiddiqiyyah dan Keraton Surakarta, baik dalam bidang kebudayaan maupun sejarah. Ia menekankan bahwa meskipun metode yang digunakan berbeda, keduanya memiliki kesamaan dalam ajaran-ajaran yang diajarkan.
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya