ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah Dan Kemenangan Nyata Bagi Dunia
25 Januari 2025 15:00

Belajar dari apa yang terjadi sekarang di dunia internasional, ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah akan menjadi ajaran yang dibutuhkan masyarakat dunia. Khususnya jika dihubungkan dengan konflik geopolitik yang terjadi saat ini; di mana masyarakat dunia membutuhkan dasar ajaran keimanan dan kemanusiaan yang telah lama berusaha digerogoti.
Apa yang terjadi di Gaza, Palestina menjadi momen yang kemudian dapat membuka mata dunia; tentang pentingnya manunggalnya keimanan dan kemanusiaan. Perlawanan rakyat Palestina pada sifat-sifat materialisme yang di wakili zionis telah menunjukkan rasa cinta pada tanah airnya yang begitu kuat. Keteguhan mereka dalam menghadapi cobaan, yang juga menunjukkan bagaimana cara umat muslim dalam memanusiakan manusia. Sebelumnya, perlu juga mengetahui perihal : Mengapa Zionisme Harus Dihapuskan Dari Muka Bumi?
Dari sisi historis negara Palestina tidak hanya merujuk milik salah satu agama. Secara geografis penduduk yang tinggal diatasnya bukan hanya dari satu ras, rakyatnya telah terbiasa hidup berdampingan satu sama lain. Bisa dilihat dari kawasan Masjidil Aqsho yang berada di Kota Tua Yerusalem, masih bagian dari kompleks Haram Al Sharif atau Temple Mount yang juga dikujungi umat berbagai kepercayaan diantaranya; umat Islam, umat Kristen dan umat Yahudi.
Peristiwa yang terjadi sejak 7 Oktober 2023 telah menjadi peristiwa di mana dunia mulai memperhatikan ajaran agama Islam. Dan tentu hal tersebut tak bisa terpisah dari ajaran Tashawwuf yang dibawa oleh kalangan Sufi, yang selama ini ajarannya berusaha untuk ditenggelamkan oleh kalangan ‘imperium dunia baru’ bisa juga disebut globalisasi kapitalis.
AJARAN THORIQOH MENJADI PERLAWANAN SIFAT-SIFAT PENJAJAH
Dalam sejarahnya, usaha pengikisan ajaran Islam telah dilakukan sejak jaman Rosululloh SAW. Dan ajaran Thoriqohlah yang menjadi benteng ajaran Islam; dapat dilihat dari silsilah Thoriqoh yang sambung nyambung sampai Rosululloh SAW melalui Abu Bakar Ash-Shiddiq. Namun lagi-lagi, silsilah kethoriqotan inipun berusah di pecah dan dikaburkan jalurnya. Meski usaha pengikisan terus digencarkan tapi pada faktanya ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah tak dapat dihilangkan, hanya berganti-ganti nama.
Pergantian nama ini juga 'bisa menjadi siasat' para Sufi di masa lalu untuk dapat menjaga dan melindungi ajaran tashawwuf dari tangan-tangan penguasa yang haus materi keduniawian. Kelompok penguasa yang berusaha menghilangkan ruh tashawwuf. Nama Thoriqoh Shiddiqiyyah tenggelam setelah masa Syeikh Thoifur bin Isa Abi Yazid Al Busthomi tersebut dalam kitab Tanwirul Qulub Fii Mu’amalati ‘Allamil Ghuyub, lebih jelasnya baca jurnal : Apa Hubungannya Peristiwa Isro’ Mi'roj Dengan Shiddiqiyyah? (Bagian 1)
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur