ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Pengaruh Besar Organisasi Jam’iyyah Kautsaran Putri dalam Perkembangan Shiddiqiyyah
05 Januari 2025 07:00

Salah satu alasannya adalah karena sejak berdirinya Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah (YPS) pada 1973 hingga 1981, perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah berjalan lambat. Sang Mursyid kemudian mengevaluasi penyebabnya, yaitu ketiadaan organisasi wanita. “Saya koreksi penyebab kelambatannya, saya lekas-lekas membuat organisasi wanita yaitu Kautsaran Putri. Alchamdulillah dari situ kemudian banyak ide-ide baru dan besar dari organisasi kaustaran putri tersebut, hingga perkembangannya menjadi cepat dan menakjubkan.

Setiap tahun, Shiddiqiyyah rutin menggelar Tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah (TTBH). Adapun panitia pelaksana acara dari Jam'iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS) bergiliran sesuai dengan kesepakatan bersama. Lokasi acara TTBH tiap tahunnya ditentukan melalui sistem undian, hingga kini telah 21 kali diselenggarakan. Berkat Rochmat Allah dan kerja sama para anggota JKPHS seluruh Indonesia dan luar negeri, acara ini selalu berjalan lancar dan sukses.
Awalnya, acara ini berskala sederhana, namun berkembang menjadi acara nasional yang digelar di berbagai wilayah Indonesia. Acara ini dihadiri ribuan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, tokoh ulama besar, KOPASSUS, dan pejabat daerah lainnya.
AKTIF BERGERAK DIBIDANG KEIMANAN DAN KEMANUSIAAN
Selain aktif mengamalkan Do'a Kautsaran, JKPHS turut mensukseskan program-program di lingkungan Shiddiqiyyah, seperti pada program pembangunan maupun acara besar di lingkungan Shiddiqiyyah, para anggota JKPHS hadir untuk menyiapkan konsumsi.
Selain itu, dukungan JKPHS untuk program sosial di Shiddiqiyyah juga berupa materi, bersumber dari shodaqoh yang dikumpulkan tiap waktu. Dana tersebut disalurkan untuk program-program seperti pembangunan 2000 Jamiatul Mudzakkirin Yarjuu Rochmatalloh Shiddiqiyyah, santunan korban bencana, Rumah Syukur Layak Huni, Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni, Pesantren Hayya ‘Alash Sholah dan masjid Hayya ‘Alal Falah, Masjid Fatchan Mubiina Chaddun ‘Adhim, dan program Shiddiqiyyah lainnya.

Pada dasarnya, Organisasi JKP melestarikan ajaran S3 (Shillaturrochmi, Santun, Shodaqoh), dengan Shillaturrochmi sebagai upaya menjalin hubungan baik dan bermanfaat antar sesama organisasi, lembaga otonom di lingkungan Shiddiqiyyah, dan masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk penguatan organisasi, JKPHS Pusat juga mengadakan kunjungan kerja ke setiap cabang, Musyawarah Nasional (MUNAS), Musyawarah Cabang (MUSCAB), dan pengukuhan pengurus Organisasi JKPHS.
Menjelang ulang tahun JKPHS ke-45 pada (5/7/1446 H) mendatang, Ketua Umum JKPHS, Ibu Pujiarti, menyampaikan harapannya untuk Organisasi JKPHS, “Harapannya kami, semoga JKPHS semakin berkembang, lestari, jaya di Indonesia maupun di luar negeri. Semoga selalu istiqomah dalam perjuangan, terus berkembang dengan bertambahnya anak cabang JKP, dan mendapatkan Ridho Alloh serta Sang Guru.”
“Semoga JKP terus melestarikan ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah dan aktif mendukung program di Shiddiqiyyah sesuai harapan Sang Mursyid”, tambah Ibu Sika, Sekretaris JKPHS Pusat.
Pujiarti menginformasikan bahwa pada acara tasyakuran ulang tahun JKPHS, akan diadakan peresmian cabang baru. Perkembangan cabang ini tak lepas dari ridho Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Ibu Nyai Shofwatul Ummah, serta perjuangan luar biasa anggota JKPHS yang tidak hanya mengaktifkan cabang yang ada, tetapi juga memotivasi ibu-ibu di berbagai daerah untuk membentuk organisasi wanita ini.
Kehebatan peran wanita JKPHS dirasakan oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam perkembangan ajaran Shiddiqiyyah. “Alhamdulillah, setelah saya dirikan organisasi Kautsaran Putri, perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah semakin cepat, dari lokal hingga menjadi Thoriqoh tingkat nasional”. (OPSHID MEDIA)
-----------------
Sumber:
- Kyai Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi. Mau'idhotul Chasanah dalam HUT JKP ke-39, 31 Maret 2019
- Mukhtarullohil Mujatbaa Mu’thi. Mau'idhotul Chasanah dalam HUT JKP ke-40, 7-8 Maret 2020
- Kyai Moch. Mukhtarullohil Mujatbaa Mu’thi. Mau'idhotul Chasanah dalam HUT JKP ke-44, 16 Januari 2024
- Kyai Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi. Mau'idhotul Chasanah dalam ‘Uuyunun Tajrin Naf’ah periode ke-7
- Sejarah Penyusunan Do’a Kaustaran disalin oleh Ikhwan Roudlur Riyaahin
- Mengenal Thoriqoh Shiddiqiyyah dan Organisasi-organisasi yang ada di dalamnya
- Wawancara pengurus JKPHS Pusat: Ibu Pujiarti, Ibu Siti Fasichah dan Ibu Maimunah
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur