ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Sumarning: Tak Masalah Hidup Susah, Yang Penting Anak-anak Bisa Sekolah
25 Oktober 2023 14:57
LUMAJANG-Sebagai orang tua pasti menginginkan anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan dan berkehidupan yang layak, serta memiliki masa depan yang sukses. Begitu pula dengan Ibu Sumarning dan suami, yang rela bekerja keras demi anak-anaknya bisa melanjutkan sekolah, di tengah gempuran hidupnya yang serba kekurangan.
Ibu Sumarning (47) dan suaminya bapak Usman (49) tinggal di Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di rumah yang terbilang kurang layak huni ini dihuni oleh 6 orang.
Ibu Sumarning memiliki 5 anak, putra pertamanya bernama Ilham (26) mengalami retardasi mental atau oleh kebanyak orang disebut keterbelakangan mental, kondisi ini dialami oleh Ilham akibat kecelakan motor ketika masih duduk di Taman Kanak-kanak (TK). Sedangkan putri keduanya sudah menikah dan tinggal terpisah, lalu ketiga anaknya yang lain masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah.
Keseharian Ibu Sumarning dan suami ialah bekerja sebagai pedagang tahu keliling dan pencari rongsokan,“Hasil jualan tahu 1 timbo (ember) kalau nggak hancur tahunya, satu hari dapat uang 15 ribu, kalau sepi kadang habis separo (setengah) dapat uangnya 7500 rupiah, Kalau tahunya hancur ya nggak dapat uang sama sekali”, kata Ibu Sumarning. Sedangkan penghasilan dari mencari rongsokan, sebulan mendapat 75 ribu sampai 100 ribu saja, tentu saja hal ini tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan, utamanya untuk ketiga anak beliau yang masih mengenyam pendidikan.
- Peletakan Batu Pertama Perpustakaan Tashawwuf: Tanda Shiddiqiyyah Semakin Berkembang
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus