ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Lestari: 20 Tahun Bercita-Cita Punya Rumah Hingga Suami Meninggal
17 Oktober 2023 09:00
OKU Timur - Membangun rumah yang layak ditinggali memang membutuhkan uang yang tidak sedikit, apalagi bagi orang yang kurang mampu. Itulah yang selalu dicita-citakan oleh Ibu Lestari (75), bersama suaminya Pak Marino (alm). Meski hidup dengan susah payah, Ibu Lestari tetap semangat untuk mewujudkan cita-citanya bersama suami.
Sejak tahun 2003 atau 20 tahun yang lalu, sedikit demi sedikit Ibu Lestari menyisakan uang yang didapatnya untuk dibelikan material atau bahan bangunan rumah. Namun, karena keterbatasan ekonomi, bahan bangunan yang selama ini dikumpulkan belum juga cukup untuk membangun rumah yang diimpikan. Cita-cita itu belum juga terwujud hingga pada tahun 2022 atau setahun yang lalu, Pak Marino meninggal dunia.
Kini Ibu Lestari adalah seorang lansia yang tinggal sebatang kara di rumah yang kurang layak. Setelah kepergian suaminya, Ibu Lestari memutuskan untuk tetap tinggal di rumahnya yang kurang layak itu, dan menjalani hidup seperti biasanya.
Sebenarnya Ibu Lestari memiliki 3 anak perempuan yang sudah berkeluarga semua. Kedua putrinya tinggal di Jakarta dan satu putrinya lagi tinggal bersama suaminya di daerah yang tak begitu jauh dengan Ibu Lestari. Kerap kali putrinya mengunjungi Ibu Lestari. Namun Ibu Lestari belum mau diajak ikut tinggal bersama anaknya.
Di daerah OKU Timur sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani karet. Yang setiap harinya mulai pukul 3 pagi sudah berangkat ke kebun karet untuk menyadapnya (menggores pohon karet dengan alat untuk diambil getahnya). Begitu pula keseharian Ibu Lestari. Usianya yang sudah kian menua, tenaganya juga sudah melemah, tapi beliau masih sangat giat menyadap karet untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang