ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Lestari: 20 Tahun Bercita-Cita Punya Rumah Hingga Suami Meninggal
· 3 menit baca
OKU Timur - Membangun rumah yang layak ditinggali memang membutuhkan uang yang tidak sedikit, apalagi bagi orang yang kurang mampu. Itulah yang selalu dicita-citakan oleh Ibu Lestari (75), bersama suaminya Pak Marino (alm). Meski hidup dengan susah payah, Ibu Lestari tetap semangat untuk mewujudkan cita-citanya bersama suami.
Sejak tahun 2003 atau 20 tahun yang lalu, sedikit demi sedikit Ibu Lestari menyisakan uang yang didapatnya untuk dibelikan material atau bahan bangunan rumah. Namun, karena keterbatasan ekonomi, bahan bangunan yang selama ini dikumpulkan belum juga cukup untuk membangun rumah yang diimpikan. Cita-cita itu belum juga terwujud hingga pada tahun 2022 atau setahun yang lalu, Pak Marino meninggal dunia.
Kini Ibu Lestari adalah seorang lansia yang tinggal sebatang kara di rumah yang kurang layak. Setelah kepergian suaminya, Ibu Lestari memutuskan untuk tetap tinggal di rumahnya yang kurang layak itu, dan menjalani hidup seperti biasanya.
Sebenarnya Ibu Lestari memiliki 3 anak perempuan yang sudah berkeluarga semua. Kedua putrinya tinggal di Jakarta dan satu putrinya lagi tinggal bersama suaminya di daerah yang tak begitu jauh dengan Ibu Lestari. Kerap kali putrinya mengunjungi Ibu Lestari. Namun Ibu Lestari belum mau diajak ikut tinggal bersama anaknya.
Di daerah OKU Timur sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani karet. Yang setiap harinya mulai pukul 3 pagi sudah berangkat ke kebun karet untuk menyadapnya (menggores pohon karet dengan alat untuk diambil getahnya). Begitu pula keseharian Ibu Lestari. Usianya yang sudah kian menua, tenaganya juga sudah melemah, tapi beliau masih sangat giat menyadap karet untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
- Rumah Gratis Mezzanine untuk Ghoni, Guru BTQ Mengabdi Belasan Tahun
- Syekh Mukhtar Mu’thi: Hati dan Amal, 2 Hal Utama Penilaian Alloh
- Minim Biaya, OPSHID Madura Tetap Bangun Rumah Gratis
- Jelang Hari Pahlawan, PCTA Indonesia Bangun Rumah Gratis Untuk Janda di Tuban
- Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda di Pati
- Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis