ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Membantu Mengurangi Angka Kemiskinan, Bagaimana Caranya? (Bagian II)
12 Oktober 2023 09:00

Cara OPSHID Mengatasi Persoalan Kemiskinan
Memiliki hunian yang layak, aman dan nyaman dapat meningkatkan kualitas hidup dan indeks kebahagiaan masyarakat. Sederhananya, orang tersebut sudah tidak lagi kepanasan maupun kehujanan, sehingga pikirannya lebih tenang. Dengan pikiran yang tenang, seseorang bisa lebih fokus untuk berkarya dan bekerja.
Maka dari itulah OPSHID menyamakan pembangunan rumah dengan pembangunan jiwa. Rumah itu sendiri juga adalah lambang dari jiwa. Rumah yang berdiri dengan fondasi yang kuat, sama seperti fondasi jiwa yang tegak berdiri. Sesuai lagu kebangsaan Indonesia Raya:
“Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya”.
Jadi seperti itulah kiat-kiat untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan ala OPSHID, yang semuanya bersumber dari Sang Maha Guru, Al Mukarrom Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi dan juga Pimpinan OPSHID, Bapak Maulana M. Subchi Azal Tsani. Yaitu dengan membangun dan memperkuat pondasi jiwa, sehingga seseorang yang awalnya terjerat kemiskinan bisa memiliki mental yang lebih kokoh untuk bisa mengangkat dirinya sendiri dari kemiskinan. Tentu, semua atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa, dan atas ikhtiar baik dari jiwa-jiwa OPSHID maupun dari orang itu sendiri. (OPSHID Media)
------
Artikel ini adalah bagian dua dari lima seri eksklusif Syukur Pemuda. Nantikan bagian tiga segera.
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman