ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & EsaiPeringatan Hari Ibu : Kongres Perempuan Indonesia Pertama, Bukan Peringatan Feminisme
· 7 menit baca
APA ITU FEMINISME?
Feminisme (berasal dari kata feminin dalam bahasa Prancis) adalah sebuah kata sifat yang berarti "kewanitaan" atau untuk menunjukkan sifat perempuan. Feminisme merupakan aliran pergerakan wanita yang memperjuangkan hak-hak perempuan.
Gerakan dan ideologi ini bertujuan untuk mencapai tingkat gender yang bernaung pada Organisasi Hak Asasi Manusia(HAM). Dapat dipahami jika feminisme adalah serangkaian gerakan sosial, politik dan ideologi yang memiliki tujuan memperjuangkan hak-hak wanita dengan menetapkan kesetaraan pada aspek politik, ekonomi, pribadi, dan sosial dari dua jenis kelamin.
Dalam sejarahnya, gerakan feminisme dimulai sejak akhir abad ke-18, dimulai dari tulisan Mary Wollstonecraft yang berjudul A Vindication of The Right Woman (1792) dianggap sebagai salah satu karya tulis feminis yang berisi kritik terhadap Revolusi Prancis.
Meskipun feminisme adalah gerakan yang sudah tua, namun baru tahun 1960-an dianggap sebagai lahirnya gerakan itu. Gerakan feminisme itu muncul di Amerika sebagai bagian dari kultur radikal hak-hak sipil (civil rights) dan kebebasan seksual (sexual liberation). Buku Betty Friedan yang berjudul The Feminist Mystique (1963) laku keras. Setelah itu, berkembang kelompok feminis yang memperjuangkan nasib kaum perempuan memenuhi kebutuhan praktis, seperti pengasuhan anak (childcare), kesehatan, pendidikan, aborsi, dan sebagainya. Lantas, gerakan itu merambat ke Eropa, Kanada, dan Australia yang selanjutnya kini telah menjadi gerakan global dan mengguncang Dunia Ketiga.
Pada 15 Desember 1975 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan International Decade Of Women, yang menjadi beberapa peristiwa penting bagi kaum perempuan. Salah satu dekrit yang berfokus pada isu kebijakan yang berdampak pada perempuan. Selama periode ini, berbagai konferensi internasional dan inisiatif dilakukan untuk mempromosikan kesetaraan gender dan hak asasi perempuan di seluruh dunia.
Beberapa isu yang menjadi fokus dekade ini, di antaranya: kesetaraan upah, kekerasan berbasis gender, kepemilikan tanah dan Hak Asasi Manusia.
Pada tahun 1980, 45 negara anggota berkumpul di Kopenhagen untuk melakukan Konferensi Dunia Dekade Perempuan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Konferensi ini bertujuan untuk meninjau kemajuan dalam penerapan tujuan konferensi dunia pertama.
- Rumah Gratis OPSHID untuk Ludzfi, Lulusan Pondok yang Mengabdi Lewat BTQ
- Kretek Untuk Masyarakat: Sehat Tentrem Bangun Puluhan Rumah Gratis
- Kretek Mematikan, Mematikan Bagi Siapa?
- Dukung Rumah Gratis OPSHID, 2 Batalyon Brimob Pekalongan Turun Membantu
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID