Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Katanya Belanda Tidak Menjajah Indonesia. Apa Benar?

12 Agustus 2024 07:00

Katanya Belanda Tidak Menjajah Indonesia. Apa Benar?

Mari kita lihat pada Alinea pertama Pembukaan Undang Undang Dasar RI 1945:

“BAHWA SESUNGGUHNYA KEMERDEKAAN ITU IALAH HAK SEGALA BANGSA, DAN OLEH SEBAB ITU MAKA PENJAJAHAN DI ATAS DUNIA HARUS DIHAPUSKAN. KARENA TIDAK SESUAI DENGAN PERIKEMANUSIAAN DAN PERIKEADILAN”.

Di situ tertulis bahwa “PENJAJAHAN DI ATAS DUNIA HARUS DIHAPUSKAN”. Jadi, apakah hakekat penjajahan itu?

Menurut KBBI, penjajahan berasal dari kata jajah, yang artinya: menguasai dan memerintah suatu negeri (daerah dan sebagainya).

Menurut Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syekh Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, hakekat penjajahan itu: bukan materi, organisasi, bangsa, suku/ras, pemerintahan, maupun manusia. Apabila kita mendasarkan alinea pertama Pembukaan UUD 1945 pada teori ini, berarti apakah manusia itu harus dihapuskan dari dunia? Apabila bumi ini tidak ditinggali oleh manusia, maka untuk apakah dunia ini?

Maka mari kita lihat lanjutannya yaitu “KARENA TIDAK SESUAI DENGAN PERIKEMANUSIAAN DAN PERIKEADILAN”. Perikemanusiaan dan perikeadilan adalah sifat kemanusiaan, dan sifat keadilan. Maka, bisa disimpulkan bahwa penjajahan itu hakekatnya adalah “sifat”.

Sifat atau nafsu serakah, sifat yang merusak, khususnya merusak negara orang lain. Sifat yang bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Bersumber dari faham imperialisme, materialisme dan juga kapitalisme.

Selayaknya sifat lain, penjajahan bisa muncul atau bercokol di hati siapapun, di hati manusia dari bangsa manapun. Apabila sifat penjajah bercokol pada hati seseorang, atau suatu kaum, atau suatu bangsa, maka mereka adalah orang penjajah, kaum penjajah, atau bangsa penjajah.

Maka yang seharusnya dihapus dari dunia ini adalah sifat penjajahan itu.

Penulis: Sa’adatush S.

Editor: Nuraida