ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & EsaiPengobatan Gratis, Salah Satu Wujud Kemanusiaan OPSHID
19 November 2023 18:23 · 7 menit baca
Sekilas Sejarah berdirinya RST dan RSTMC
Semenjak berdirinya RST ditahun 2015, ketua umum OPSHID Bapak M. Subchi Azal Tsani mengadakan Jelajah Desa di daerah terpencil, dan saat itu beliau menyaksikan secara langsung kondisi kesehatan warga di daerah yang kurang terurus, jauh dari tempat kesehatan.
Atas rasa yang tumbuh dari apa yang beliau saksikan, dibawalah salah satu warga yang sedang sakit tersebut oleh OPSHID untuk ditangani secara medis. Namun dalam praktiknya, tidak hanya orang-orang sakit saja yang membutuhkan penanganan medis, para ibu yang akan melahirkan juga dibantu OPSHID untuk diantarkan ke rumah sakit. Jangan membayangkan jarak yang ditempuh untuk menuju rumah sakit itu dekat, justru sebaliknya. Selain jarak yang jauh, akses jalan yang harus dilalui sangat terjal.
Hal ini disampaikan oleh Adzi yang bercerita mengenai kondisi pasien-pasien di daerah pelosok, "Sebelum OPSHID membantu, orang-orang di daerah tersebut takut hamil karena rumah sakitnya jauh dan tidak ada kendaraan untuk ke rumah sakit. Sehingga jika ada orang yang mau melahirkan itu harus digotong beramai-ramai untuk diantar ke Rumah Sakit",
"Kemudian setelah ada program dari Bapak Subchi yang di sampaikan ke warga daerah sana bahwa akan difasilitasi untuk penjemputan dan biaya persalinan. Maka masyarakat akhirnya berkenan untuk hamil. Tidak hanya biaya persalinan saja tetapi juga biaya yang lain-lainya itu ditanggung oleh ketua umum OPSHID BapakSubchi Azal Tsani”, terang Adzi.
Dengan adanya program ini tentu saja sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. Seperti yang dirasakan Ibu Sudarsih, pasien yang saat ini masih dalam pantauan RST dan RSTMC, "Alchamdullillah keluarga saya ditolong sama RST, saumpama adik saya tidak dibantu sama RST, saya tidak tau bagaimana nasibnya nanti, saya dan keluarga sangat sangat berterima kasih banyak atas bantuan dari RST,” terang Ibu Sulastri, kakak dari Ibu Sudarsih.
- Kretek Mematikan, Mematikan Bagi Siapa?
- Dukung Rumah Gratis OPSHID, 2 Batalyon Brimob Pekalongan Turun Membantu
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Realisasikan Ajaran Al Qur-an, Santri MQ Wujudkan Syukur Menjadi Aksi Bangun Rumah
- OPSHID Sidoarjo Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Boro