Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Pesantren HSHF, Monumental Cinta Shiddiqiyyah Kepada Indonesia

15 Oktober 2023 20:00

Pesantren HSHF, Monumental Cinta Shiddiqiyyah Kepada Indonesia

SUKABUMI – Momen bersejarah tercatat hari Ahad ini, 15 Oktober 2023 M / 29 Rob’iul Awwal 1445 H, telah diresmikan benteng penjaga NKRI dan lambang persatuan, perdamaian dan Cinta Tanah Air. Pesantren pencetak generasi muda yang Cinta Tanah Air Indonesia, Pesantren dan Masjid Hayya ‘Alash Sholaah Hayya ‘Alal Falaah atau kerap disebut dengan Pesantren HSHF di Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Pesantren dan Masjid HSHF ini adalah salah satu dari Pesantren Jati Diri Bangsa, pesantren yang memiliki latar belakang kebangsaan, dengan ajaran cinta tanah air supaya murid-muridnya dapat menjadi generasi muda yang memiliki rasa kebanggaan nasional, jadi murid yang mendaftar bisa dari semua kalangan usia.

“Jadi istilahnya ini memang dikhususkan ada nama Pesantren HSHF, tapi pendidikannya nanti juga masalah Jati Diri Bangsa, materinya kebangsaan. Pesantren Jati Diri Bangsa itu kaitannya bukan terkait dengan Agama Islam saja, tapi memang untuk mendidik Cinta Tanah Air, sehingga nanti santri-santrinya bisa dari agama apa saja. Dengan catatan memang punya rasa yang sama, yaitu rasa Cinta Tanah Air”, ujar Edi Setiawan.

Dalam peresmiannya, panitia acara mengundang dua pihak penting yang bersangkutan langsung dengan hidupnya suatu bangsa dan negara, yaitu perwakilan orang-orang berilmu atau ulama’ dan perwakilan pemerintah atau umaro’.

“Pesantren HSHF mengundang 2 belah pihak. Satu adalah perwakilan ulama’, ulama’ itu adalah orang yang berilmu, jadi tidak hanya pemuka Agama Islam, tapi orang yang berilmu, dan umaro’, umaro’ itu adalah pelaksana kemanusiaan. Jadi kita harapkan ulama’ dan umaro’ ini bersatu seperti halnya lagu lir ilir, disana disebutkan kemanten anyar, kemanten itu adalah dua teman yaitu ulama’ dan umaro’, untuk dapat ber-sorak hore, ber-sorak itu adalah musyawarah, untuk mencapai hore, itu adalah kemenangan”, jelas Haryo Sumantri selaku Ketua Panitia Peresmian.

Laksamana Muda TNI Julius Widjojono, C.H.R.M.P. menghadiri acara peresmian pesantren ini mewakilkan Panglima TNI, beliau menyampaikan tentang bagaimana dampak peresmian pesantren ini dalam membangun kembali perikemanusiaan yang tengah menghadapi masa kritisnya.

IMG_2257.webp (4.96 MB)

Penulis: Baqiyat Aliansyah Siregar

Editor: Sa’adatush S.