ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Rumah Layak Huni, Yang Tidak Sekadar Layak Huni
20 September 2023 14:21
Rumah Syukur Layak Huni merupakan sebuah gagasan dari Bpk M. Subchi Azal Tsani selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID), yang mana program ini diperuntukan untuk rakyat Indonesia yang belum memiliki tempat tinggal yang layak.
Menurut pernyataan Bapak Mulyono selaku Kesektretariatan DPP OPSHID, persembahan Rumah syukur ini 100 persen gratis, dengan berbagai kebutuhan seperti material, tenaga kerja, konsumsi para pekerja, termasuk fasilitas listrik dan kebutuhan air/sumur bila belum, juga penerima rumah dibebaskan dari semua biaya. Akan tetapi, jika pihak keluarga penerima rumah dan masyarakat sekitar turut serta membantu, juga dipersilahkan.
Selain membangunkan rumah dari awal hingga akhir, Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah juga dilengkapi dengan fasilitas perabotan rumah tangga seperti satu set kursi & meja ruang tamu, kipas angin, dipan, Kasur, lemari, kompor gas, dan rak piring, tidak jarang juga diberi tv, dan laptop.
Perlu diketahui juga, terlepas dari pemberian nama Rumah Syukur Layak Huni, rumah-rumah yang dibangunkan oleh OPSHID se-Indonesia ini termasuk mewah, baik dari segi material bangunan maupun fasilitas perabotannya. Seperti yang disampaikan Bpk Mulyono, “Kalimat yang perlu digaris bawahi adalah ‘Rumah Syukur’ bukan ‘Rumah Layak Huni’. Karena jika istilah Layak Huni, kesan atau persepsi yang muncul pada masyarakat umum,terkesan tidak jelek juga tidak bagus. Padahal faktanya rumah-rumah yang dibangun oleh teman-teman OPSHID se-Indonesia ini termasuk ‘mewah’, bahkan ada yang mengomentari rumah tersebut layak jual”.
Bpk Muhammad Lukman Hakim selaku penanggung jawab lapangan pembangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddqiyyah, daerah Bawangan-Jombang juga menambahkan bahwa bahan dasar kontruksi yang digunakan sejak awal hingga tahap akhir itu merupakan bahan-bahan dengan kualitas terbaik. “semua bahan yang kita gunakan itu spek menengah keatas, baik dari segi cat sampai material lain itu semua atas arahan dari Bapak Ketua Umum. Kita lakukan semua ini sebaik mungkin”, tegas beliau.
Rumah Syukur akan dibangun sebanyak 65 unit ini tengah dalam proses pembangunan serentak seluruh Indonesia Raya, dengan biaya yang dikeluarkan kurang lebih mencapai 130 juta per unit. (OPSHID MEDIA).
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air