Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI

20 Agustus 2026 15:00

Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI

Jombang—Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia yang berpusat di Kabupaten Jombang memaknai kemerdekaan bukan sekedar perayaan sesaat. Lebih dari itu, berbagai rangkaian acara dilakukan untuk mensyukuri dua nikmat agung yang diterima Indonesia pada tahun 1945, yakni kemerdekaan Bangsa Indonesia pada 17 Agustus dan berdirinya NKRI pada tanggal 18 Agustusnya.

Berbeda dengan tradisi masyarakat Indonesia pada umumnya dalam merayakan kemerdekaan, Shiddiqiyyah melaksanakan upacara pengibaran bendera Sang Merah Putih sebanyak dua kali. Upacara pertama digelar pada tanggal 17 Agustus 2026 untuk mensyukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia, sementara upacara kedua dilaksanakan pada 18 Agustus 2026  guna mensyukuri momentum berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
Do'a Sujud Syukur di Masjid Raya Fatchan Mubiina Chaddun 'Adhiim

Berlanjut dari kegiatan upacara, dilaksanakan pula Do'a Sujud Syukur selama 3 hari berturut-turut. Dimulai sejak tanggal 17 sampai 19 Agustus di Masjid Raya Fatchan Mubiina Chaddun 'Adhiim. Yang mana, rangkaian doa tersebut disusun oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia, Syekh. Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa’ Mu’thi sebagai wujud syukur dan doa untuk Indonesia. 

Adapun dalam pelaksanaan Do'a Sujud Syukur dipimpin oleh tiga Wali Talqin Shiddiqiyyah secara bergantian, yakni Bapak Ma’ruf pada hari pertama, Bapak M. Ghozali pada hari kedua, dan Bapak Amron Kholison pada hari ketiga.

Penulis:

Editor: Sa’adatush S.