ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Shiddiqiyyah Salurkan Ratusan Paket Santunan bagi Korban Bencana Banjarnegara dan Cilacap
15 Desember 2025 12:00
Kepala Desa Pandanarum, Misrod, mengapresiasi peran serta Shiddiqiyyah yang telah begitu antusias membantu.
"Kami sangat berterima kasih sekali, peran serta dari Pondok Pesantren Shiddiqiyyah yang begitu antusiasnya membantu kami. Besar harapan kami semoga bantuan yang Bapak/Ibu donasikan kepada warga masyarakat kami sangatlah bermanfaat," kata Misrod. Ia mengungkapkan, warga Desa Pandanarum, khususnya di wilayah Situkung, masih berada dalam kondisi pengungsian akibat bencana alam tersebut.
Data yang tercatat di Desa Pandanarum menunjukkan bahwa total korban terdampak mencapai 660 jiwa dari 214 KK. Bencana tersebut juga meninggalkan duka mendalam: 11 orang warga masih dinyatakan hilang dan 17 orang ditemukan meninggal dunia.
"Keseluruhan korban masyarakat kami adalah 660 jiwa dari 214 KK. Namun yang sampai hari ini dinyatakan hilang adalah 11 orang, yang 17 ditemukan sudah dalam keadaan meninggal," ungkap Misrod.
Pihak Dhibra juga menyatakan bahwa kegiatan serupa tidak berhenti di Jawa Tengah. Mereka telah melakukan survei untuk lokasi Lahat dan Tapanuli Utara yang juga terdampak banjir yang luar biasa.
"Moga-moga apa yang kita lakukan ini selain mendapatkan ridlo dari Alloh SWT, dan ridlo Sang Mursyid serta Sang Maulana, juga bisa menjadi inspirasi penggerak bagi masyarakat lainnya untuk ikut peduli kepada bangsa kita sendiri, baik terhadap fakir miskin maupun korban bencana alam yang memang ada di beberapa daerah di Indonesia," tutur Edi Setiawan.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Edi Setiawan turut menyampaikan pesan kepada masyarakat Indonesia agar tidak melupakan aspek spiritual dalam setiap kesulitan, yaitu dengan mendoakan keselamatan dan perlindungan bagi bangsa dan negara dari segala bencana alam. Ia juga menyerukan agar setiap warga terus berupaya semaksimal mungkin untuk peduli dan ikut serta dalam setiap aktivitas yang mendukung kemajuan Indonesia. (OPSHID Media)
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future
- Shiddiqiyyah Bangun Ratusan Rumah Gratis Menjelang Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Sambut Tahun Baru 1448 Hijriyyah, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Makna Organisasi Wali Songo
- Beras Uwi: Keseriusan Membangun Sistem dari Budidaya hingga Badan Usaha
- Warga Ploso Jombang, Lestarikan Fakta Kelahiran Bung Karno!
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?