ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Shiddiqiyyah Salurkan Ratusan Paket Santunan bagi Korban Bencana Banjarnegara dan Cilacap
15 Desember 2025 12:00
Banjarnegara–Organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah, melalui DHIBRA (Dhilaal Berkat Rochmat Alloh) Shiddiqiyyah Pusat dan OPSHID (Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah) FKYME Zona 2, menyalurkan bantuan santunan pascabencana alam sebanyak 350 paket di dua lokasi terpisah, yakni Banjarnegara dan Cilacap. Tepatnya di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, dan Desa Cibeunying, Majenang, Kabupaten Cilacap pada Minggu (14/12/2025). Kegiatan kemanusiaan ini diberikan sebagai upaya penanganan pasca-tanggap darurat untuk meringankan beban penyintas berdasarkan verifikasi data langsung di lapangan dan koordinasi dengan perangkat desa setempat.
Santunan tersebut difokuskan pada penanganan pemulihan setelah fase darurat bencana berlalu. Di Banjarnegara, khususnya Desa Pandanarum, DHIBRA menyalurkan 214 paket santunan. Setiap paket terdiri atas santunan tunai, paket sembako, alat sholat (mukena atau sarung), dan kebutuhan lain dengan total nilai mencapai Rp400.000. Sementara itu, untuk korban di Cilacap, disalurkan sebanyak 136 paket santunan dengan komposisi yang serupa.
Pengurus DHIBRA Pusat bidang organisasi, Edi Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan kelanjutan dari program kepedulian yang telah dilaksanakan oleh DHIBRA sejak tahun 2001.
"Kami dari DHIBRA disupport penuh oleh OPSHID dan organisasi-organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah. Dalam pelaksanaannya, kami tidak hanya berdasarkan data di daerah masing-masing, tetapi menurunkan tim survei untuk menindaklanjuti dan memastikan bahwa benar-benar keluarga tersebut terdampak bencana alam dan tentunya dengan berkoordinasi bersama kepala desa setempat," terang Edi Setiawan.
Di Pandanarum, proses penyaluran dipusatkan di Gor desa setempat mulai pukul 12.30 siang dan berjalan lancar hingga pukul 14.00. Total 214 paket dapat disampaikan, baik secara langsung maupun melalui perwakilan yang dapat dipertanggungjawabkan. Edi menegaskan, tim relawan OPSHID juga disiagakan untuk mengantar langsung paket ke lokasi atau kepada penerima jika mereka tidak dapat hadir.
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future
- Shiddiqiyyah Bangun Ratusan Rumah Gratis Menjelang Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Sambut Tahun Baru 1448 Hijriyyah, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Makna Organisasi Wali Songo
- Beras Uwi: Keseriusan Membangun Sistem dari Budidaya hingga Badan Usaha
- Warga Ploso Jombang, Lestarikan Fakta Kelahiran Bung Karno!
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?