ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Resi Hindu Bali Sowan Kyai Mukhtar Demi Misi Kebangsaan
· 2 menit baca · Diperbarui
Merespons hal tersebut, Kiai Mukhtar memberikan pitutur luhur tentang pentingnya cinta tanah air dan jati diri dalam menjaga keutuhan negara.
“Kalau tidak ada cinta tanah air yang sejati, robohlah negara ini. Dan kalau sudah kembali kepada jati diri bangsa, selesai,” dawuh Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu'thi.
Di tengah pertemuan, Resi Ida Agung menyampaikan sejumlah misi kebangsaan yang dinilainya penting untuk segera diwujudkan dalam bentuk deklarasi di Istana Tampaksiring, Bali. Ia menekankan tiga poin utama:
- Memperjelas asal-usul Bung Karno sebagai tokoh besar yang lahir di Ploso, Jombang.
- Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza.
- Menegakkan nilai-nilai murni Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Tak hanya itu, ia juga menyatakan kesepakatannya terhadap prinsip bahwa 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia (bukan sekadar kemerdekaan Republik Indonesia), sedangkan 18 Agustus merupakan Hari Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Resi Ida Agung, seluruh gagasan besar tersebut bersumber dari ajaran Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah yang ingin ia amalkan dan sebarkan di tengah masyarakat Bali. (OPSHID Media)
- Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis
- Sempat Bimbang, OPSHID Ngawi Akhirnya Tetap Bangun Rumah Syukur
- Sehat Tentrem Dukung Pembangunan 59 Rumah Gratis OPSHID
- Syekh Mukhtar: Jaami'atul Mudzakkirin Pedoman Dan Jangkar Kehidupan
- Terdampak Penggusuran, Petugas Kebersihan Dapat Rumah Gratis OPSHID
- 3 Rumah Syukur Gratis OPSHID Malang Raya Target 21 Hari