ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Resi Hindu Bali Sowan Kyai Mukhtar Demi Misi Kebangsaan
27 Juni 2025 10:00
Merespons hal tersebut, Kiai Mukhtar memberikan pitutur luhur tentang pentingnya cinta tanah air dan jati diri dalam menjaga keutuhan negara.
“Kalau tidak ada cinta tanah air yang sejati, robohlah negara ini. Dan kalau sudah kembali kepada jati diri bangsa, selesai,” dawuh Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu'thi.
Di tengah pertemuan, Resi Ida Agung menyampaikan sejumlah misi kebangsaan yang dinilainya penting untuk segera diwujudkan dalam bentuk deklarasi di Istana Tampaksiring, Bali. Ia menekankan tiga poin utama:
- Memperjelas asal-usul Bung Karno sebagai tokoh besar yang lahir di Ploso, Jombang.
- Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza.
- Menegakkan nilai-nilai murni Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Tak hanya itu, ia juga menyatakan kesepakatannya terhadap prinsip bahwa 17 Agustus adalah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia (bukan sekadar kemerdekaan Republik Indonesia), sedangkan 18 Agustus merupakan Hari Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Resi Ida Agung, seluruh gagasan besar tersebut bersumber dari ajaran Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah yang ingin ia amalkan dan sebarkan di tengah masyarakat Bali. (OPSHID Media)
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future
- Shiddiqiyyah Bangun Ratusan Rumah Gratis Menjelang Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Sambut Tahun Baru 1448 Hijriyyah, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Makna Organisasi Wali Songo
- Beras Uwi: Keseriusan Membangun Sistem dari Budidaya hingga Badan Usaha