ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Pembangunan Masjid Raya Fatchan Mubiina Dipercepat, Bulan Romadlon Siap Digunakan
03 Desember 2024 12:00

Jombang - Belum lama setelah paripurnanya program pembangunan 83 unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah dalam rangka Tasyakkuran Hari Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke 96, Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) adakan program percepatan pembangunan Masjid Raya Fathan Mubiina Chaddun ‘Adhiima Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ds. Losari, Kec. Ploso, Kab. Jombang yang dimulai pada hari Senin, (18/11/24) Lalu.
Pembangunan Masjid Raya Fathan Mubiina ini dimulai dari tanggal 22 Oktober 2022 lalu. jika dihitung sejak peletakan batu pertama hingga saat ini, proses pembangunannya sudah berjalan selama kurang lebih dua tahun. Masjid dengan arsitektur bergaya Uzbekistan tersebut dibangun di atas lahan dengan luas 6.820 m2. Sehingga masjid Raya Fatchan Mubinna tidak menutup kemungkinan akan menjadi masjid termegah di Kecamatan Ploso, bahkan di kabupaten Jombang.
Proses pembangunan masjid yang hingga kini belum selesai, mengakibatkan OPSHID akhirnya mengambil alih pembangunan dan mengadakan percepatan. Di sisi lain, juga untuk mengejar target yang mana pada bulan Romadlon mendatang, masjid tersebut diharapkan sudah bisa digunakan oleh warga maupun masyarakat sekitar.
Disampaikan oleh Taufiqurrochman selaku PJ percepatan pembangunan masjid, “alasan diadakan percepatan karena mengejar target. Karena pada bulan Romadlon sudah harus bisa digunakan. Target penyelesaian ya secepat-cepatnya” terang Taufiq.
Pengerjaan percepatan pembangunan ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama yakni bangunan inti Masjid Raya, meliputi bangunan utama lantai satu yang dibangun oleh 27 relawan tetap dan dibantu juga oleh relawan OPSHID. Bagian kedua meliputi tempat wudhu dan kamar mandi yang dalam proses pengerjaannya dari segi tenaga maupun dana dibiayai secara mandiri oleh OPSHID. Sumber dana tersebut berasal dari gotong royong bersama baik DPP OPSHID maupun DPD OPSHID seluruh Indonesia Raya.
“Untuk dana yang dibutuhkan berdasarkan musyawarah terkait dengan percepatan pembangunan kamar mandi dan tempat wudhu, membutuhkan sekitar 500 juta. Alchamdulillah kita bercerita kepada teman-teman zona dan kepada otonom, ternyata mereka siap untuk pendanaan akhirnya kita simpulkan bahwa OPSHID siap percepatan pembangunan masjid. Mulai dari tenaga, material dan juga biaya”, tutur Taufiq.
“Adanya kita disini (OPSHID–red) fokus membangun tempat wudhu dan kamar mandi, ya harapan kita agar yang membangun di bagian induk 27 relawan tetap itu biar bisa lebih fokus. Jadi OPSHID mengambil tempat wudhu dan kamar mandi. Agar ketika masjid lantai 1 selesai, tempat wudhu dan kamar mandi juga selesai. Jadi supaya sama-sama selesainya, dan sesuai target, pada bulan Romadlon sudah bisa digunakan” ungkap Zainun selaku bagian SDM dalam percepatan pembangunan masjid raya.
Sebagai upaya percepatan pembangunan, OPSHID memperbanyak tenaga kerja dengan cara mengarahkan DPD-DPD OPSHID dari zona 1 dan zona 2. Zona 1 meliputi OPSHID Jawa Timur, di antaranya Surabaya, Malang, Bojonegoro, Jombang, Jember, Probolinggo, dll. Kemudian untuk OPSHID zona 2 meliputi Jawa Tengah dan DIY, di antaranya Semarang, Salatiga, Jogaa, Purworejo serta OPSHID daerah lainnya.
“Alchamdulillah masing-masing dari daerah mengirim perwakilannya untuk mengikuti percepatan pembangunan Masjid Raya Fatchan Mubiina” terang Taufiq.
“Selain DPD terdapat juga otonom OPSHID yang dari IKHWAN I sampai IX, ditambah tenaga tetap dari murid-murid IMQ dan MQ, untuk total tenaga dalam satu minggu ini sekitar 44 orang” tambah Zainun.
Untuk menunjang mobilitas relawan daerah selama percepatan, telah disiapkan beberapa fasilitas seperti tempat tidur yang layak, konsumsi, serta pencucian pakaian (laundry) gratis. Dengan begitu diharapkan para relawan bisa mengikuti percepatan pembangunan Masjid Raya Fatchan Mubiina dengan giat dan nyaman. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan