ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Resmikan 10 Unit Rumah Syukur di Jombang, Upaya OPSHID Memberantas Kemiskinan
· 1 menit baca · Diperbarui
Program Rumah Syukur menjadi agenda tahunan bagi Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah seluruh Indonesia Raya.
Pada tahun 2024, OPSHID telah membangun sebanyak 83 unit Rumah Syukur yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia. Khusus di Kabupaten JombangbOPSHID mempersembahkan 10 unit rumah untuk dibagikan gratis kepada warga Jombang yang berhak menerima.
Setelah kurang lebih 40 hari pembangunan Rumah Syukur di Kabupaten Jombang, peresmian dan serah terima kepada penerima pun dilakukan di 10 titik dalam waktu berbeda. Seperti pada Kamis (3/11/24), 5 unit rumah diresmikan bersamaan di beberapa tempat sebagai berikut:
- Desa Bendungan, Kecamatan Kudu
- Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan
- Desa Puri Semanding, Kecamatan Plandaan
- Desa Puri Semanding, Kecamatan Plandaan
- Desa Bawangan, Kecamatan Ploso
Dilanjutkan pada Kamis (7/11/24) peresmian 1 unit Rumah Syukur di Desa Nggenengan, Kec. Kabuh. Juga menyusul pada Sabtu (9/11/24) di Desa Sentul, Kec. Tembelang, Kab. Jombang.
Dalam salah satu sambutan peresmian oleh Bapak Tarmin selaku Kepala Dusun Puri menyampaikan harapannya agar Rumah Syukur ini membawa keberkahan bagi para penerima, “Mugi-mugi pikantuk Rumah Syukur meniko tansah pikantuk keberkahan panggenipun (semoga mendapat Rumah Syukur ini bisa mendapat tempat yang mengandung keberkahan)". Tutur Tarmin.
Seluruh pembangunan seluruh unit Rumah Syukur dilakukan secara serentak pada 14 September 2024 lalu dan ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari, tepatnya sebelum 28 Oktober 2024.
10 unit Rumah Syukur untuk warga Jombang menjadi salah satu upaya OPSHID memberantas kemiskinan.
Terakhir, Bapak Widiyanto selaku Lurah Kec. Kudu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Shiddiqiyyah yang telah membantu warga di daerahnya, “Saya berterima kasih kepada Pondok Shiddiqiyyah yang telah memberikan Rumah Syukur kepada keluarga Cak Sopi’i. Mudah-mudahan keluarga Cak Sopi’i semakin sejahtera". Ujarnya dalam sambutan serah terima Rumah Syukur Kudu. (OPSHID Media)
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945
- Bukan Renovasi, OPSHID Bangun 2 Rumah Gratis Dalam 16 Hari